Loading...

Selasa, 05 Juli 2016

loading...

Buka Puasa Bersama SAFA, MW KAHMI Sumsel, Sekaligus Syukuran Ultah Istri Fauzih H.Amro ‪

    Selasa, Juli 05, 2016   No comments

Loading...
Fauzih H.Amro MS.i Memberikan Sambutan Dalam Acara (Art).

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com - Terkait anggaran Pemerintah Provinsi dan kabupaten dan kota di Sumsel dipotong 10 persen karena defisit anggaran pusat menurut anggota Komisi V DPR RI asal Sumsel Fauzi H.Amro MS.i, bahwa  itu sesuai aturan.‬

‪“Pemotongan 10 %  itu terjadi karena yang bersifat bukan menyentuh pelayanan publik, memotong anggaran-anggaran perjalanan dinas, balai, dan seluruh Kementerian, termasuk DPR dan DPRD, wajib dipotong karena kita lagi defisit.” Katanya usai menggelar acara buka puasa bersama Sahabat Fauzih H.Amro (SAFA) bersama  jajaran  MW KAHMI Sumsel sekaligus  syukuran hari ulang tahun Istri Fauzih H.Amro, serta dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim piatu yang berasal dari panti asuhan di Kota Palembang,  di kediamannya di Komplek Alam Raya Residence Palembang, Sabtu (2/7/2016) malam.‬

Buka puasa bersama bertema: "Dengan Berpuasa Kita Menata Jiwa, Menata Negara Mewujudkan Berkeadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia", tampak dihadiri: H.Joncik Muhammad (Ketua Umum KAHMI Sumsel/Anggota DPRD Sumsel),  Anggota DPD RI Asal Sumsel Hendri Zainudin, H Sarimuda MT, Drs.K.H Umar Said (Ustadz/Ketua FUI Sumsel),  Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof Sirodzi, Direktur Swarna Dwipa Augi Bunjamin, Keluarga besar KAHMI Sumsel seperti: Arianto Dina, Abdul Aziz Kamis, Adi Suryadi,  Nopriansyah, Kamil Habibi, Rebo Iskandar, Yoga Sugama, Jhoemartin Chandra, alumni HMI lainnya serta alumni HMI Wati yang tergabung dalam Forhati. Selain itu juga dihadiri oleh Ketua Umum HMI Cabang Palembang Ramdoni Saputra bersama  pengurusnya,  serta para pendukung dan Sahabat Fauzih Amro (SAFA) yang di Palembang.

Pemotongan Nasi Tumpeng Ultah Oleh Istri Fauzih H.Amro Bersama Suami Tercinta Fauzih H.Amro Yang Didampingi Anak-Anak Tersayang

‪Lanjutnya  Fauzih,  memastikan  untuk proyek-proyek besar yang ada di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) seperti pembangunan Light Trail Transit (LRT), Tol Palindra, Jembatan Musi IV , Underpass simpang Bandara, dan jalan selesai dikerjakan di awal tahun 2018 dan tidak ada pemotongan anggaran.‬

‪ “Sumsel juga misalnya dari Rp2,5 triliun sampai Rp3 triliun dipotong menjadi 250 miliar, walaupun demikian anggaran untuk Asian Games di Palembang di tambah seperti pembangunan Jakabaring dan Perumahan Atlet di Jakabaring di Jakarta khusus itu ditambah untuk layanan publik tidak di potong ,” Tandasnya Fauzih. 

‪Sebelumnya diketahui,  Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H Alex Noerdin mengaku sudah mengajukan protes kepada pemerintah pusat terkait dana bagi hasil migas Sumsel yang di kurangi pusat.‬

‪      “Kita dikurangi 800 miliar karena harga minyak turun, padahal produksi minyak kita 20 persen, gas 80 persen, harga minyak turun, harga gas tidak turun, jumlah produksi gas kita tidak turun, artinya kita tidak harus menerima pengurangan Rp800 miliar lebih itu. Kalau hitung-hitungan sementara paling tinggi kita harus dikurangi sekitar Rp200 miliar artinya kita masih ada dana seharusnya yang kita terima Rp600 miliar  lebih , nah itu yang sedang kita klaim kepada pemerintah pusat yang selama ini sangat tidak transparan dalam masalah pembagian hasil gas dan minyak daerah, ini sejak saya menjadi Ketua Daerah Penghasil Migas beberapa tahun yang lalu, ini yang selalu di suarakan , Transparansi ! tolong didoakan mudah-mudahan klaim kita berhasil uang itu saya minta di kembalikan uang kami Rp600 miliar lebih,” kata Gubernur  usai agenda pidato pengantar laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sumsel tahun anggaran 2015 dalam rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (4/4).‬

‪Akibat pengurangan tersebut menurut Gubernur banyak program yang di efiesienkan, ada dikurangi, ditunda dan dibatalkan,  Jadi luar biasa karena APBD sudah berjalan dan kita harus menyesuaikan lagi,” katanya‬

‪      Walaupun tahun 2015 luar biasa berat tetapi Sumsel surplus beras memenuhi target. “Ingat tahun lalu kita mendapatkan 1 triliun dari pemerintah pusat tapi targetnya menambah surplus 500 ribu lagi, target 500 ribu tercapai 600 ribu, bapak ibu sekalian ditengah Elnino, di tengah panas berkepanjangan, kemarau, di tengah kebakaran dan asap  sektor pertanian kita masih bisa melampaui target yang diberikan pemerintah pusat dan tahun ini target ditambah lagi dan mendapatkan tambahan dana lagi,” jelasnya.  (Osk BP/Art).
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...