Loading...

Jumat, 29 Juli 2016

loading...

Hingga Saat Ini, Listrik Selalu Menjadi Jeritan Warga Muba, Daerah Yang Kaya Energy. Kok Bisa?

    Jumat, Juli 29, 2016   No comments

(Ilustrasi) 
MUSI BANYUASIN-SUMSEL, SriwijayaAktual.com -  Listrik selalu menjadi keluhan warga Muba hingga saat ini. Mereka menjerit meminta penerangan yang baik. Pemerintah berdalih terkendala pembebasan lahan untuk menambah jaringan.
Menjelang tenggat waktu perwujudan dan pemenuhan moto pembangunan Kabupaten Musi Banyuasin yang diemban Pahri Azhari – Beni Hernedi, yakni Permata Muba, pelayanan listrik bagi warga masih jadi kendala. Atas kondisi ini, Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengaku akan terus bekerja keras. Ia berharap, persoalan listrik tuntas secara total. Ia pun berjanji tidak akan mentolerir faktor manusia jadi penyebab utama persoalan listrik di bumi kaya energi itu.
“Saya tak mau warga saya terkendala listrik yang bertumpu pada kesulitan transmisi dan daya. Kita mau tingkatkan keduanya. Tetapi justru ada hambatan pada pembebasan lahan tiang pancang saluran udara tegangan tinggi (SUTT). Saya fokus soal pembenahan listrik sampai dengan mandat saya habis 2017 untuk memenuhi capaian Permata Muba,” terangnya, Selasa (27/7/2016) kemarin.
Selama ini, listrik selalu menjadi keluhan warga Muba, bahkan hingga saat ini. Tercatat sepanjang Januari hingga Februari 2016, warga beberapa kali melakukan unjuk rasa.
Tak urung, Asisten II Setda Muba Ir H Sulaiman Zakaria kerap menegaskan upaya perbaikan. Dia mengakui adanya kendala yang menyebabkan upaya perbaikan tak kunjung rampung.
“Permasalahan listrik ini sudah lama menjadi topik penting yang dipermasalahkan bagi kita semua. Pemkab Muba tidak diam saja. Kita sudah berkoordinasi dengan pihak PT PLN untuk melakukan perbaikan dengan menambah gardu induk di Desa Muara Teladan. Namun karena adanya kendala pembebasan lahan, solusi yang diharapkan belum bisa terealisasi,” tukasnya.
Manajer PT PLN Rayon Sekayu Martua Dalimunte mengatakan, persoalan pertama masalah tegangan yang rendah. Hal kedua, PLN tidak punya wewenang untuk menyetop pemasangan listrik bagi masyarakat. Selain itu masalah tanam tumbuh khususnya pemangkasan pohon. Kadang kala ada warga yang mempersulit. Semua masalah ini tak dapat dilakukan PLN secara terus menerus, melainkan secara periodik.
Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Muba Ir H Hendriadi menambahkan, salah satu upaya yang telah dilakukan Pemkab Muba yaitu dengan dibangunnya gardu induk di Desa Muara Teladan dua tahun yang lalu. Namun permasalahan yang ditemukan dua bulan terakhir, saluran udara tekanan tinggi dari Betung ke Muara Teladan belum terpenuhi. Ditambah juga permasalahan terkait sulitnya izin kepada masyarakat setempat dikarenakan jalur aliran listrik yang melewati lahan warga.
“Begitu banyak kendala dalam upaya untuk memperbaiki pelayanan listrik agar lebih baik. Kami Pemkab Muba melalui Distamben merencanakan  penguatan tegangan listrik. Saat ini PLN pun sedang mengupayakan penambahan trafo yang berguna untuk  menetralisir tegangan listrik. Jumlahnya diperkirakan mampu mengatasi kekurangan listrik di Kecamatan Babat Toman, Sungai Keruh, Sanga Desa, dan kecamatan sekitarnya,” jelasnya. (*).

Sumber, Beritapagi
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...