Loading...

Rabu, 27 Juli 2016

loading...

Kantor BRI Madiun Digruduk Teroris, Alhamdulilah Raider 501 Bajrayuda Kualifikasi Khusus Dengan Sigap Berhasil Menembak Gerombolan Teroris Tewas!!!

    Rabu, Juli 27, 2016   No comments

Simulasi penangulangan teroris yang digelar pasukan Yonif Para Raider 501 Bajrayuda.
MADIUN-JATIM, SriwijayaAktual.com -  Belasan teroris mengruduk serbu kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Madiun yang berada di jalan Pahlawan Kota Madiun, Rabu (27/7/2016). Tak ayal, puluhan nasabah dan karyawan bank tersebut panik.

Teroris sempat menyandera Kepala Kantor Cabang BRI Madiun, Narto Laksono dan beberapa karyawan. Pasukan TNI dari Yonif Para Raider 501 Bajrayuda yang menerima laporan adanya teroris, langsung bergerak cepat untuk berusaha melumpuhkan teroris dan menyelamatkan sandera.

Pasukan TNI ini pun terlibat adu tembak dengan sekelompok orang bersenjata tersebut. Lima orang dari kelompok teroris tewas ditembak pasukan Para Raider. Sedangkan sisanya berhasil dilumpuhkan. Dalam hitungan menit, pasukan Para Raider pun berhasil menyelamatkan sandera dan menguasai keadaan.

Danyon Para Raider 501 Bajrayuda, Letkol INF Teadi Aulia mengatakan, adegan ini hanyalah simulasi penanggulangan aksi teroris. "Simulasi ini kita berkerjasama dengan BRI, untuk kesigapan Para Raider. Batalion kami 90 persen sudah memiliki kualifikasi Raider,"katanya,

"Apalagi Batalyon Yonif 501/BY Madiun tahun lalu, melaksanakan validasi yang sebelumnya lintas udara khusus penerjunan, ditambah kemampuannya dengan kemampuan raider. Bahkan, para raider ini dibekali kualifikasi khusus, yang tergabung dalam tim Gultor atau pasukan penanggulangan teroris."Tuturnya.

saat dikonfirmasi terpisah, Kepala Cabang BRI Madiun, Narto Laksono mengungkapkan, simulasi penanggulangan teroris baru kali pertama dilakukan di BRI.

Melalui simulasi tersebut, diharapkan dapat menjadi gambaran untuk menyiapkan hal-hal yang tidak diinginkan diluar kendali petugas bank. Apalagi, BRI merupakan asset negara yang harus dilindungi untuk keperluan masyarakat dan nasabah bank.

"Kita ini baru pertama kali simulasi perampokan oleh teroris seperti ini. Dan tidak banyak yang tahu, hanya manajemen saja. Saya ya sempat khawatir juga, apalagi sempat jadi tawanan dan ditodong senjata, ini diluar kendali kita," katanya.

Sementara itu, salah satu nasabah bank yang juga staf Bakorwil I Madiun, Yunarti mengaku shock dengan simulasi yang dilakukan Batalyon Yonif Para Raider 501/BY Madiun. Apalagi, saat kawanan teroris membabi buta seluruh isi bank, dirinya dan nasabah lain menyelamatkan diri dengan bersembunyi di toilet bank.

Rasa shock, takut, kawatir dan gemetar tidak henti-hentinya dirasakan Yunarti. Hal ini karena saat dirinya hendak melakukan transaksi pengiriman uang, kawanan teroris langsung menembakkan senjata api ke udara.

"Ya takut lah, kan pas saya di kasir langsung ada tembakan. Begitu ada yang bilang rampok, saya langsung lari menyelematkan diri ke toilet. Mau telpon nggak bisa, tangan nggak bisa digerakkan," katanya.

Pasca simulasi selesai dilaksanakan, suasana di BRI Cabang Madiun mendadak gaduh. Seluruh nasabah dan karyawan bank berhamburan keluar untuk menyaksikan, kesuksesan pelaksanaan simulasi pasukan Batalyon Yonif Para Raider 501/BY Madiun. Bahkan, banyak diantara nasabah dan karyawan bank, berfoto selfie dengan kendaraan dan pasukan Para Raider. (Adm).


Source, Berita Jatim & Realita
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...