Loading...

Jumat, 01 Juli 2016

loading...

Lurah dan Camat, Takut Temui Pemindah Makam-Jenazah Istrinya ke Rumah

    Jumat, Juli 01, 2016   No comments

Keluhan warga RT 02 Kelurahan Tanjung Aman Lubuklingau Barat I soal kelakuan Ciap Ferdi yang memindahkan makam istrinya, di depan rumahnya tak direspon cepat. Karena lurah maupun camat takut menemuinya. Makam istri Ferdi depan rumah. (Sri P/Koran SINDO)

LUBUK LINGGAU-SUMSEL, SriwijayaAktual.com  - Keluhan warga RT 02 Kelurahan Tanjung Aman Kecamatan Lubuklingau Barat I soal kelakuan Ciap Ferdi yang memindahkan makam almarhumah istrinya, Rodiah di depan kamar rumahnya tak bisa direspon cepat. Karena lurah maupun camat takut menemuinya.


Mereka tidak berani menemui Ciap Ferdi karena takut terjadi hal-hal yang tidak dinginkan seperti kekerasan atau perlawanan. Mengingat berdasarkan keterangan tetangganya, tukang ojek ini terkenal tempramental dan tak bergaul.

"Saya sudah perintahkan Lurah dan RT untuk mencari keluarga terdekat dia (Ciap Ferdi) agar duduk bersama mencari solusi. Karena kalau langsung nemui dia, takutnya nanti ada hal yang tidak diinginkan terjadi," kata Camat Lubuklinggau Barat I, Walyusman Senin (27/6/2016) kemarin. baca berita sebelumnya; http://www.sriwijayaaktual.com/2016/06/ya-cacam-pria-ini-pindahkan-makam.html

Menurutnya, persoalan ini memang harus segera dicarikan solusinya, dengan melakukan pendekatan dengan keluarga Ciap Ferdi yang dianggap bisa menuntaskan permasalahan ini.

"Lurah dan Rt sudah aku panggil, minta tolong dengan Lurah untuk selidiki keluarga dia, kita pendekatan dari situ bagaimana langkahnya," ujar Walyusman.

Ditanya mengenai apakah warganya tersebut mengalami gangguan kejiwaan atau tidak, dia enggan berspekulasi karena takut salah dan ada yang tersinggung.

Sedangkan, Ketua RT 02 Tanjung Aman, Oemarudin menyatakan, pihaknya akan mencari keluarga Ciap Ferdi, yang informasinya salah satu keluarganya pejabat di Dinas Pemuda dan Olahraga Lubuklinggau.

" Tadi sudah bertemu lurah, kami akan cari kelurga dia dulu, kabar-kabarnya keluarganya ada di Dispora, nanti akan kami cari tahu," ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Sosial Kota Lubuklinggau, Indra Syafei meminta Camat dan Lurah jangan menjadikan rasa takut berhadapan dengan pelaku sebagai alasan untuk tidak mengambil langkah kongkrit menyelesaikan masalah sosial masyarakat tersebut.

"Sebuas-buas harimau lagi bisa kita bujuk, apalagi manusia, pelaku ini kan jarang bermasyarakat jadi harus dilakukan pendekatan dengan bahasa-bahasa rakyat, dekati, temui pelaku, jangan takut, jangan jadi alasan," tegasnya.

Menurutnya, jika Camat dan Lurah setempat takut maka persoalan ini tidak akan selesai, sehingga menyebabkan dampak sosial yang luar biasa, apalagi itu terjadi di lokasi kawasan padat penduduk.

"Jangan sampai masyarakat sekitar sana mengambil tindakan sendiri, harus segera ditemukan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat sana untuk menjelaskan kepada pelaku bahwa memindahkan makam di sana tidak boleh, jangan diam saja," tandasnya. (Sms/Adm).

Sumber, Sindonews
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...