Loading...

Senin, 25 Juli 2016

loading...

Pelatihan Pratugas PLD Se-Sumsel Tahun 2016

    Senin, Juli 25, 2016   No comments

Loading...
Juharmansyah M.Si Memukul Gong, Tanda Pembukaan Pelatihan Secara Resmi
PALEMBANG-SUMSEL, SriwijayaAktual.com- Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Sumsel, Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD), menggelar  Pelatihan Pratugas Pendamping Lokal Desa (PLD) Se-Provinsi Sumsel Tahun 2016,  bertema: "Desa Membangun Indonesia", dihotel Sandjaja Palembang, Senin (25/7/2016) sore. 

Tampak hadir dalam pembukaan kegiatan pelatihan, Juharmansyah M.Si (Kabid PUE&PM BPMPD Sumsel), para narasumber dan diikuti ratusan PLD Se-Sumsel. 

Dalam sambutan, ketua pelaksana yang merupakan Kasubdit Partisipasi Masyarakat BPMPD Sumsel, Sri Iryani M.Si, mengatakan, peserta pelatihan ini, diikuti dari tenaga Pendamping Lokal  Desa (PLD) dari Kabupaten/Kota Se-Sumsel  yang lulus tes pada tahun 2015, sekitar 543 orang. 

Dalam pelaksanaan pelatihan, akan dilaksanakan mulai hari ini, 25 s/d 29 Juli 2016, dengan diisi oleh  beberapa  narasumber  yang berkompetens, dan pelatihan akan dibagi menjadi 15 kelas, karena menyesuaikan masing-masing kapasitas hotel yang dijadikan tempat pelatihan PLD. 

"Adapun rincianya, adalah 8 Kelas berada di Hotel Sanjaja, 2 kelas d Swarna Dwipa, 2 kelas di Sahid Imara, dan 3 kelas berada di Hotel Azza Palembang. Untuk dalam 1 kelasnya ada  36 peserta."Jelasnya.  

lanjutnya Sri, bahwa pelatihan ini  bertujuan untuk memberikan materi-materi teknis yang wajib diketahui oleh PLD  yang profesional, agar nantinya ketika terjun di masyarakat, seluruh Pendamping Lokal Desa lebih intensif  memiliki pengetahuan yang cukup dalam memfasilitasi masyarakat di tempat tugasnya masing-masing.

"Selain itu, PLD nantinya dapat  memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perubahan paradigma desa, dengan mengacu pada paradigma desa yang baru dalam perspektif undang-undang desa."Tandasnya Sri. 
Suasana Peserta Dalam Pembukaan Pelatihan Secara Resmi

Sementara itu, dalam sambutan sekaligus membukan pelatihan secara resmi, Kabid PUE&PM BPMPD Sumsel Juharmansyah M.Si, mengatakan, meminta maaf atas tidak dapat hadirnya langsung Kepala BPMPD Sumsel  membuka secara resmi pelatihan. Karena sedang dinas luar Provinsi."Katanya. 

PLD merupakan pioneer dan ujung tombak keberhasilan program, karena keberadaan PLD, bersentuhan langsung dengan masyarakat perdesaan di lokasi program desa.‬

Lebih lanjut dikemukakan, bahwa  keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh keberadaan PLD  dan seluruh struktur diatasnya, yaitu pendamping desa untuk tingkat kecamatan dan tenaga ahli di tingkat Kabupaten.‬

‪Oleh karena itu dibutuhkan tenaga Pendamping Lokal Desa yang memiliki kemampuan yang cukup dan terampil. Pendamping Lokal Desa juga dituntut memiliki integritas moral berupa perilaku yang baik, sehingga dirinya layak dan dapat dipercaya dimata masyarakat serta dapat dijadikan panutan dalam merealisasikan prinsip prinsip program.‬"jelasnya. 

Selain itu, mengingatkan, bahwa  PLD bukan pendampingan dana desa, namun pendampingan implementasi UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa. "Oleh sebab itu PLD jangan terjebak atau salah dalam menjalankan  tugas, fungsi dan peranya."Tandasnya. 

Selain itu, tampak dalam pantauan SriwijayaAktual.com - seusai pembukaan kegiatan pelatihan secara resmi, dilanjutkan dengan stadium general oleh Kabid PUE&PM BPMPD Sumsel Juharmansyah M.Si, tentang bagaimana "Pengelolaan Pendamping Desa Profesional Melalui Dekonsentrasi". (Art). 
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...