Loading...

Jumat, 22 Juli 2016

loading...

Pengalihan Lalin Dikawasan BKB Tidak Tepat, Perlu Dievaluasi

    Jumat, Juli 22, 2016   No comments

Uji Coba Pengalihan Arus Lalin Dikawasan BKB (Ist) 
PALEMBANG, SriwijayaAktual.com  – Terkait pengalihan arus lalu lintas (lalin) di kawasan wisata Benteng Kuto Besak (BKB), sebabkan kemacetan parah di Jalan Merdeka dan menuju RS A Gani Palembang. Hal itu diakibatkan lemahnya peran Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, dalam hal ini dari Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang.

Pengamat Perhubungan, Syaidina Ali mengatakan, kalau Dishub Palembang mengkaji dahulu, tentu kemacetan tidak akan terjadi.
“Mengapa Jalan Merdeka macet, karena tanpa adanya uji coba dan kajian, seharusnya mereka (Dishub) tidak sembarangan menutup arus lalin, kalau sudah seperti sekarang sudah repot, kalau tidak segera di evaluasi. Tentu, kemacetan akan bertambah,”katanya, saat dihubungi, Kamis (21/7/2016).

Menurut bekas Kepala Dishub Palembang ini, penutupan arus lalin di kawasan BKB bagi kendaraan oleh Dishub Kota Palembang, akibat kepanikan sekaligus tekanan Kepala Daerah.

“Pemkot Palembang tidak memerhatikan dampak kemacetan, akibat penutupan lalin di kawasan BKB. Kita perhatikan, sampai sekarang penutuban arus lalin di BKB tidak memberikan solusi, malah menambah beban,”Tandasnya.

Sementara itu, secara terpisah, Ketua Komisi II, DPRD Palembang Chandra Darmawan mengatakan, pengalihan arus lalu lintas (Lalin) di kawasan BKB, sangat tidak tepat. Pasalnya semakin memperparah kemacetan dan menambah titik macet baru.

Oleh karenanya, ia mendesak agar Pemkot Palembang melalui, Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang, segera mengevaluasi pangalihan lalin tersebut.

“Kurang efektif yang dilakukan Pemkot Palembang, jadi harus segera di evaluasi ulang. Semakin cepat ditinjau, semakin baik, karena apabila lama di evaluasi, akan semakin memperparah kemacetan di Palembang, kasian dengan masyarakat,”pungkasnya.  (*).

Source, Penasumatera
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...