Loading...

Jumat, 22 Juli 2016

loading...

Terduga, Bahkan Terorisme Itu Jangan Langsung Dibunuh, Bongkar!!!

    Jumat, Juli 22, 2016   No comments

(Ilustrasi) 
SOLO-JATENG, SriwijayaAktual.com - Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Solo, Kamis (21/7/2016) menerima kunjungan spesial dari tim Panitia Khusus (Pansus) Revisi Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Mereka meminta pendapat dan masukan dari pimpinan ponpes dalam menyusun RUU Anti terorisme.

Kepada tim Pansus, salah satu pimpinan Ponpes Ustaz Muhammad Soleh Ibrahim memberikan sejumlah masukan. Ponpes berharap UU Antiterorisme nanti mampu mengubah stigma ponpes yang selama ini menjadi bagian dari setiap aksi teror.

"Kami sangat mengapresiasi, karena selama ini tindak terorisme selalu dikaitkan dengan pesantren. Stigma seperti ini sangat kuat sekali. Dengan sharing dan dialog seperti kami berharap mereka benar-benar memahami yang sebenarnya," ujar pria yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur II Ponpes Al Mukmin tersebut.

Lebih lanjut ia mengatakan, penanganan terorisme juga harus mengedepankan asas praduga tak bersalah dan harus benar-benar diketahui latar belakang terduga teroris.

"Kami juga sampaikan pada Pansus agar dalam penanganan terorisme tim Densus 88 bertindak sesuai SOP yang berlaku dan tidak langsung mematikan terduga teroris." Tandasnya.

Maksimal, lanjut dia, dilumpuhkan saja, agar bisa dibongkar,  dimintai keterangan dan pertanggungjawaban atas perbuatannya. Sehingga bisa diketahui latar belakangnya, apakah politik, apakah aktivis ataukah benar-benar seorang teroris. "Semuanya harus jelas, jangan sampai dicampur adukan," imbuhnya. (*).

Source, merdeka
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...