Loading...

Selasa, 26 Juli 2016

loading...

Terkait Soal Dana Hibah Sumsel Tahun 2013, 400 an Anggota LSM Diperiksa Oleh Kejagung RI

    Selasa, Juli 26, 2016   No comments

Loading...
Suasana Tim penyidik Kejagung RI, Kembali Melanjutkan Penyelidikan Dengan Melakukan Pemeriksaan  470 saksi dari Anggota LSM  di Gedung Kejati Sumsel, Selasa (26/7/2016)
PALEMBANG, SriwijayaAktual.com - Setelah menetapkan tersangka dua pejabat di lingkungan Pemerintahan Provinsi Sumsel, terkait dugaan kasus korupsi dana hibah  Sumsel tahun 2013 sebesar Rp. 2,1 Triliun. Tim penyidik Kejaksaan Agung RI (Kejagung RI) kembali melanjutkan penyelidikan dengan memeriksa puluhan  saksi dari anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel , Selasa (26/7/2016) pagi.

Sesuai informasi yang berhasil dihimpun,  pemeriksaan telah dilakukan sejak 25 Juli dan baru akan berakhir hingga 7 Agustus 2016 kedepan.
“Total ada 470 LSM yang akan diperiksa. Nanti pemeriksaan secara bergelombang, sekitar 40 orang per hari,” ujarnya  seorang LSM yang sedang menjalani pemeriksaan di salah satu ruangan.

Kasus dugaan korupsi dana hibah ini mulai diselidiki Kejaksaan Agung RI setelah menemukan adanya perubahan anggaran. Semula Pemprov Sumsel menetapkan alokasi dari APBD untuk hibah dan bansos sebesar Rp. 1,4 triliun.

"Namun diubah menjadi sebesar Rp. 2,1 Triliun. Selain itu, selama perencanaan hingga pelaporan pertanggungjawaban terdapat dugaan pemotongan, peruntukan fiktif dan ketidaksesuaian peruntukan.
Sehingga atas dugaan korupsi ini, keuangan Negara diindikasikan mengalami kerugian sebesar Rp. 2,3 Triliun. (*).


Source, Sumselupdate 
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...