Loading...

Sabtu, 20 Agustus 2016

loading...

Asyik ... Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

    Sabtu, Agustus 20, 2016   No comments

Loading...
H. Alex Noerdin (Ist)
PALEMBANG-SUMSEL, SriwijayaAktual.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengeluarkan kebijakan pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)  yang berlaku pada 1 September hingga 31 Desember 2016. Para Wajib Pajak (WP) yang menunggak hingga lebih dari dua tahun ke atas bisa segera mengurusnya tanpa dikenai denda dan hanya membayar pokok tunggakan pajak satu tahun terakhir.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sumsel H Muslim mengatakan, kebijakan tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur Sumsel Nomor 22 tahun 2016 yang dikeluarkan 18 Agustus lalu tentang pembebasan pokok pajak dan sanksi administratif berupa denda dan bunga atas tunggakan pajak kendaraan bermotor, serta bea balik nama kendaraan bermotor kedua untuk kendaraan nomor polisi dalam provinsi dan kendaraan bermotor nomor polisi luar provinsi yang mendaftar dan mutasi ke Pemprov Sumsel.

Muslim menjelaskan, hal ini merupakan upaya pemprov untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berdasarkan data Dispenda Sumsel, tercatat ada 3.152.901 kendaraan yang ada di Sumsel. Hampir separuh dari jumlah tersebut belum membayar pajak dari kurun waktu satu hingga lebih dari dua tahun.

“Kami berharap minimal 40 persen dari jumlah yang tidak membayar pajak tersebut bisa mulai ikut dalam program ini. Target minimal yang masuk Rp400 miliar dari estimasi Rp700 miliar, baik PKB maupun BBN-KB kendaraan yang nunggak,” jelasnya, Jumat (19/8/2016).

Muslim berujar, masyarakat yang memiliki kendaraan yang menunggak pajak lebih dari dua tahun cenderung enggan membayar pajak karena dendanya yang semakin membengkak.
“Dengan adanya pembebasan pajak ini, diharapkan masyarakat mulai membayar pajak kembali untuk tahun-tahun selanjutnya dan tidak dibiasakan lagi untuk menunda-nunda pembayaran pajak karena akan semakin membengkak,” tuturnya.

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan sanksi administratif berupa denda bunga untuk kendaraan bermotor yang menunggak 2 tahun keatas sehingga hanya dipungut pokok tunggakan pajak 1 tahun terakhir dan pajak pokok 1 tahun berjalan sesuai dengan jatuh temponya pajak.

Ia menyontohkan, jika WP menunggak pajak selama tiga tahun yakni 2013-2015, pada tahun berjalan 2016 ini, maka WP tersebut akan dikenakan pajak tahun berjalan 2016 dan 2015. Sedangkan untuk pajak yang menunggak pada 2013 dan 2014 dibebaskan.

Aturan pembebasan pajak ini pun, ujar dia, berlaku untuk pajak Jasa Raharja atau ikut menyesuaikan. Lalu pembebasan pengenaan BBN-KB terhadap pendaftaran kendaraan bermotor nomor polisi dalam provinsi dan kendaraan bermotor yang berasal dari luar provinsi pun bisa segera mendaftar bersama Samsat dengan aturan yang sama. (#idz/BP).

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...