Loading...

Kamis, 25 Agustus 2016

loading...

Balon Kades Tampang Baru Ajukan Judicial Review Perbub Musi Banyuasin

    Kamis, Agustus 25, 2016   No comments

Loading...

Kuasa Hukum Safari Dari Rumah Keadilan Ampera Meneyerahkan Berkas Uji Materil di PN Sekayu, Muba  (Ist)
MUSI BANYUASIN-SUMSEL, SriwijayaAktual.com - Safari, Bakal Calon (Balon) Kades Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muusi Banyuasin (Muba) yang dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sebagai Calon Kepala Desa akibat tersandung Perbup. Pada 24 Agustus 2016 secara resmi telah mendaftarkan permohonan Judicial Review (Uji Materil) Peraturan Bupati (Perbup) Musi Banyuasin Nomor 33 tahun 2016 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Desa tahun 2016 ke Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Pengadilan Negeri (PN)Sekayu, Musi Banyuasin.

"Pada saat mendaftar Safari diwakili kuasa hukum nya dari Rumah Keadilan Ampera Joemarthine Chandra, SH. Nala Praya Akbar, SH. Yudi Wahyudi, SH. dan Ihasan Kurniawan,SH."Ujarnya Joemarthine Chandra sesuai release yang diterima Redaksi SriwijayaAktual.com - Kamis (25/8/2016).

Menurut Joemarthine Chandra permohonan uji materiil terhadap Perbup ini spesifik kepada pasal 31 ayat (2) huruf (d) yang berbunyi “Calon kepala Desa wajib memenuhi persyaratan dan memenuhi kelengkapan sebagai berikut, fotocopy ijazah formal dari tingkat dasar sampai dengan ijazah terakhir yang dilegalisir oleh instansi yang berwenang atau surat keterangan yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang bagi yang tidak dapat menunjukkan ijazah asli atau bagi ijazahnya rusak, bagi yang lulus paket B atau ujian persamaan dikeluarkan minimal 3 (tiga) bulan sebelum pendaftaran. 

"Pasal inilah lah yang membuat klien kami dugugurkan mengingat Ijazah yang bersangkutan diterbitkan tanggal 11 Juni 2016. Pasal tersebut sangatlah diskriminatif mengingat dalam undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas dijelaskan bahwa kedudukan pendidikan nonformal diakui setara dengan pendidikan formal. Selain dari itu Perbup juga tidak selaras dengan undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa dan Perda Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 6 tahun 2016 yang tidak mengatur mengenai batas waktu 3 bulan dalam hal kelengkapan ijasah bakal calon kepala desa. 

Dengan didaftarkannya permohonan ini, kami minta kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa Tambang Baru Kec. Bayung Lecir Kab. Musi Banyuasin agar menunda pelaksanaan Pilkades di Desa Tampang Baru yang direncanakan dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2016 sampai dengan Permohonan Uji Materiil ini mempunyai kekuatan hukum yang tetap. 

"Diharapkan dengan upaya hukum yang kami lakukan ini, kedepannya Pemerintah Daerah Musi Banyuasin akan lebih berhati-hati dalam membuat peraturan perundang-undangan dengan mendalami aspek yurisdisnya terlebih dahulu sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi warga Musi Banyuasin seperti yang dialami klien kami."Tandasnya Joe.

Sementara itu, seperti dilansir Sripoku.com Kamis (25/8/2016, saat dikonfirmasi kepada Staf Khusus Bupati Muba Bidang Hukum, HAM dan Pencegahan Korupsi, Mualimin Pardi Dahlan SH menyatakan siap terhadap gugatan judicial review.

"Terkait upaya judicial review yang diajukan tentu kita hormati sebagai hak setiap warga negara. Mengenai substansi perbup yang diuji, kita siap hadapi pengujian di Mahkamah Agung dan menurut kami Perbup tersebut dibentuk sudah sesuai dan memiliki landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis. Salah satunya adalah untuk menghindari calon Kades memenuhi syarat pendidikan dengan cara yang tidak sehat misalnya yang penting dapat ijazah paket itu tanpa mengikuti pendidikan yang sebenarnya. Kan ini bisa menimbulkan rasa ketidakadilan bagi mereka yang benar-benar menjalani pendidikan sebagaimana mestinya hingga memperoleh ijazah," Pungkasnya advokat yang biasa disapa akrabnya Apeng ini. (Red). 

Baca juga; Bakal Calon Kepala Desa Tampang Baru, Pertanyakan Kebijakan Bupati Musi Banyuasin

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...