Loading...

Jumat, 19 Agustus 2016

loading...

CSSS Mengajak Masyarakat Untuk Gotong-Royong JKN Sejak Dini

    Jumat, Agustus 19, 2016   No comments


Agung Prihatna (Memegang Microphone) Sedang Paparan Materinya Sebagai Narasumber, Sekaligus Sebagai Direktur Eksekutif CSSS

JAKARTA, SriwijayaAktual.com -  Berdasarkan data Center of Sosial Security Studies (CSSS) masih ada dua provinsi yang belum bergabung dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan yaitu Sumatera Selatan dan Bali. 

"Hal ini menunjukan bahwa program jaminan kesehatan belum maksimal mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Untuk itu CSSS mengadakan dialog konstruktif dengan tema “Memulai Gotong-Royong Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)  Sejak Dini", bertempat di Hotel Alia Cikini, Jakarta pusat, Juma't  (19/8/2016).

Dalam dialog  hadir sebagai narasumber, antara lain;  Agung Prihatna Direktur Eksekutif CSSS, Ikhsan Kepala GrupKomunikasi Publik dan Hubungan AntarLembaga BPJS Kesehatan, Daeng Mohammad Faqih President Elect Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia dan Ridwan Monoarfa Anggota DJSN 2008-2013. 

Suasana Peserta dalam Dialog
Menurut Agung Prihatna Direktur Eksekutif CSSS,  problem pelayanan kesehatan yang terjadi di Indonesia menjadi masalah serius yang harus diselesaikan bersama, “BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara jaminan kesehatan yang murah,”ujarnya.


Agung menjelaskan,  walaupun BPJS Kesehatan sudah tiga tahun berjalan, namun  masih banyak ditemukan kendala, salah satunya minimnya pemahaman stake holder tentang pentingnya jaminan kesehatan.
“Untuk mesukseskan BPJS Kesehatan harus dibangun dengan nilai gotong-royong sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, menurut  Kepala GrupKomunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Ikhsan, mengatakan,  untuk membangun dan mewujudkan Indonesia yang lebih sehat maka seluruh masyarakat di daerah juga diharapkan dapat aktif bergotong-royong menyukseskan program JKN-KIS.

Ikshan menjelaskan,  ada dua hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan program JKN-KIS yang pertama subsidi silang untuk pembiayaan dan peran serta partisipasi aktif dari seluruh pihak. 

Selama ini BPJS Kesehatan sudah membangun langkah-langkah untuk membangun dan menguatkan jiwa gotong-royong.

 “BPJS Kesehatan sudah menggencarkansosialisasikepadamasyarakat, media, organisasimasyarakat, LSM, manajemenfaskes, tenaga medis, pemerintah daerah tentang pentingnya peran serta dalam menyukseskan program,” Tandasnya Ikshan. (Rel).
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...