Loading...

Jumat, 26 Agustus 2016

loading...

Gila !!! Keren Sekali ....Karya Robot Pemotong Sayur Ciptaan Siswa/i SD Ini, Sabet Medali Silver IISRO 2016

    Jumat, Agustus 26, 2016   No comments

Loading...
SURABAYA-JATIM, SriwijayaAktual.com - Sebanyak 3 siswa Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya yang tergabung dalam ekstrakurikuler (Ekskul) robotika berhasil menciptakan robot pemotong sayur.

Atas karya yang dirakit oleh Rakadinata Harja, Fakhri Damar Rahmansyah, Zafarina Yazied ini berhasil menyabet juara II lomba dan membawa pulang medali perak pada kategori chef dalam ajang Internasional Islamic School Robotik Olympiad (IISRO), di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penanggung jawab ekskul robotika SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Hendik Setiawan mengatakan dengan menggunakan robot pemotong otomatis kreasi anak didiknya itu, pekerjaan para ibu-ibu dirumah akan lebih efisien dan tidak repot.

"Robot pemotong sayu otomatis ini termasuk robot chef. Ini robot kreatif. Selain ekonomis, ringan, bisa dimanfaatkan pada ibu-ibu merasa kesusahan saat menjaga anak dan sebagainya," ungkap Hendik Setiawan, saat ditemui di laboratorium robotika di sekolah setempat, Jum'at (26/8/2016).

Selain robot pengupas sayur otomatis yang berjaya di laga Internasional, robot ciptaan dari siswa sd Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya lainnya juga memenangi di ajang IISRO 2016, dengan berbagai macam kategori   dan bisa meraih juara 1 atau medali emas antara lian rescue robot, underwater robot, serta transporter robot.

"Kategorinya sangat banyak, alhamdulillah kita dapat juara umum dari sana. dengan delegasi 28 siswa bisa mengalahkan 800 peserta dari 3 negara lainnya," papar Hendik.

Sementara, Ketua kelompok robot pemotong sayur dan buah otomatis, Raka Dinataharja menceritakan, proses pembuatan robot sederhana itu yang hanya mengandalkan perabotan bekas dan sedikit alumunium baru.
"Sediakan 4 macam tipe pisau pemotong, alumunium untuk penyanggah, dinamo untuk memutarkan pisau dan gelas plastik bekas untuk tempat memasukkan buah dan sayur," urai Raka.

Dari peralatan yang disebutkan tadi semuanya di rakit dengan kabel untuk bisa mengaliri listrik pada robot kecil itu dan bisa digunakan.
"Hanya mengeluarkan biaya 100 ribu dan merakitnya hanya 1 minggu robot dapat terselesaikan. Utuk merakit robot ini, memang kalau dilihat hanya robot yang sepele, namun idenya yang kreatif dinilai oleh panitia IISRO 2016," Paparya Raka.

Pelajar kelas IV ini menambahkan, selain bersaing dengan peserta dari negara lain, dan bukan perkara yang mudah untuk bisa tampil di ajang Internasional. Kekhawatiran yang sempat menghantuinya perihal kendala teknis seperti tombol on-off tidak nyala.

"Robotnya dinyalakan on off, ini bisa mengupas sendiri, kesulitannya waktu on of, ini dapat mengupas atau memotong buah yang keras atau sayur yang keras. Namun, sering melakukan bimbingan dan praktek langsung disekolah, kendala teknis itu dapat teratasi," tandasnya. (Red/Beritajatim).

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...