Loading...

Senin, 29 Agustus 2016

loading...

Hmmm.... Ayam Kampus Surabaya & Mami Yang Bertubuh Sintal Padat Montok Ini, Kena Borgol Aparat

    Senin, Agustus 29, 2016   No comments

Loading...
Ayam Kampus (Ilust).
SURABAYA-JATIM, SriwijayaAktual.com - Anggota Reskim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, berhasil mengamankan seorang wanita berinisial NA (28) warga Kedung Anyar, Surabaya. Penangkapan dilakukan karena NA menjalankan bisnis protitusi mahasiswa atau ayam kampus.

Dalam bisnis protitusi tersebut, perempuan bertumbuh sintal padat montok  ini memakai jasa gadis yang usinya masih remaja. Hal ini terbukti waktu penangkapan di suatu Hotel Jalan Jawa Surabaya. Disana polisi juga mengamankan dua korban yakni SB (20) seorang mahasiswi dan satunya RDP (19) gadis yang akan menjadi mahasiswi.

"Kami mengamankan tersangka saat akan menjemput korban yang usai melayani laki hidung belang," kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, Jumat (26/8/2016).

Sementara modus dalam praktek protitusi, tersangka mencari perkenalan dari media sosial yakni Facebook. Setelah mendapatkan kenalan, NA menawarkan jasa esek-esek ayam kampus.

"Ketika ada laki-laki hindung belang minta, tersangka meminta nomer pin BB agar bisa melakukan transaksi," papar Lily.

Dari berkomunikasi melalui BBM ini, wanita yang juga bekerja sebagai marketing, saat itu juga memberikan beberapa foto gadis yang siap melayani hubungan badan. Setelah cocok baru membicarakan tarif.

Sedangkan tarif sekali untuk kedua korban yang sama asal dari Madiun ini, tersangka mematok harga sebesar Rp.1,3 juta. "Tarif tersebut tersangka mengambil keuntungan Rp.300 ribu dari korban," terang mantan Kasubbag Humas Polres Tannjung Perak Surabaya.

Sementara SB rela menjual diri dengan melalu jasa NA. Karena membutuhkan uang agar bisa membayar biaya kuliah di semerter lima. "Baru pertama kali karena butuh uang," terang singkatnya.

Atas perbuatannya, polisi menjerat NA dengan pasal 2 UU RI No 21 tahun 2007 tentang PTPPO dengan ancaman hukuman paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun penjara. [*]


Source, Berita Jatim 
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...