Loading...

Rabu, 31 Agustus 2016

loading...

Musibah ... Kapal Tongkang Minyak Meledak, Ada ABK Yang Tewas Terpanggang

    Rabu, Agustus 31, 2016   No comments

Foto/Ist; Petugas Sedang Padamkan Api di Kapal Tongkang Easter 333, selasa (30/8/2016)
PALEMBANG, SriwijayaAktual.com - Zainudin (28), salah satu anak buah kapal (ABK) tongkang Easter 333 pengangkut minyak Pertamina RU III Plaju ikut terbakar dan meninggal dunia, setelah kapal meledak, Selasa (30/8/2016) sore.
"Kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik di bagian mesin saat tongkang sedang loading di Dermaga VI, Pertamina RU III Sungai Gerong untuk mengisi minyak jenis premium dan pertamax.

Hingga akhirnya api bisa dipadamkan oleh Tim Penanggulangan Keadaan Darurat (TPKD) Pertamina RU III Palembang dan ABK bernama Junaidi (28) mengalami luka bakar dibawa ke RS Pusri Palembang.

Sedangkan tiga orang lainnya yang sedang berada di atas tongkang berhasil selamat setelah memilih melompat ke Sungai Musi. Sementara itu nyawa korban tak selamat karena mengalami luka bakar serius.

ABK Tongkang Easter 333, Muhammad Iqbal ketika ditemui di Direktorat Polair Polda Sumsel menuturkan saat sedang loading mengisi minyak tiba-tiba terdengar ledakan dan muncul api langsung membakar kapal.

Serta saat kejadian ada tiga orang kru oil engineering yang sedang bertugas di bagian mesin. “Saya berada di luar, ketika terjadi ledakan dan terbakar langsung melompat ke sungai. Tapi, Zainudin berada di dalam ruang mesin dan terjebak sehingga tidak dapat menyelamatkan diri,” ujarnya.

Selain itu, Agus Salim, nahkoda kapal Tugboat Frengky yang menarik tongkang tersebut, mengatakan, bahwa  saat kejadian tongkang itu hampir menyelesaikan pengisian dan tugboat nya berada di samping kapal.
“Satu kali ledakan, langsung keluar asap di bagian mesin tongkang. Di tugboat kami ada 11 orang kru, di tongkang ada enam orang,” tuturnya.

Foto/Ist; Petugas dari Polair & Basarnas Palembang  sedang mengevakuasi Kapal Tagboat yang Terbakar
Sementara itu,  Head Office Comunication and relation Pertamina RU III,  Yohana Margaretha Hetharia menuturkan ledakan hanya terjadi di dalam kamar mesin.
"Sedangkan cargo produk premium 3200 Kl dan Pertamax 1600 Kl yang rencananya akan dikirim ke Jambi disebut dalam kondisi aman.

Untuk mengenai penyebab ledakan masih menunggu hasil investigasi dari pihak berwenang, namun dari kejadian ini satu orang meninggal, satu luka ringan dan sudah dilarikan ke rumah sakit,” tuturnya.

Kasi Ops Basarnas Palembang, Inarwan mengatakan kebakaran terjadi di buritan kapal tongkang. “Kesulitan evakuasi pertama asap dan sempat kita coba cari jalan dan akhirnya bisa kita lakukan,” katanya. (# osk/BP)
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...