Loading...

Rabu, 10 Agustus 2016

loading...

Penertiban Sumur Tua Tuban, 2 Penambang Manjat ke Atas Tower Menolak Keras dan ....

    Rabu, Agustus 10, 2016   No comments

Loading...
2 Penambang Manjat Tower di Lokasi Sumur Tua  (Ist)
TUBAN-JATIM, SriwijayaAktual.com - Meski telah dilakukan penghadangan oleh puluhan warga dari penambang tradisional, penertiban sejumlah lokasi dan peralatan tambang sumur tua di lapangan Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim) berlangsung lancar, Selasa (9/8/2016).

Dalam penertiban tersebut petugas kepolisian berhasil menertibkan sebanyak tiga lokasi dari penambangan sumur yang masih beroperasi. Meski demikian penambang juga sempat menolak saat peralatan tambang mereka akan ditertibkan.

Data yang berhasil dihimpun, seperti dilansir  beritajatim, petugas gabungan itu menertibkan tiga lokasi sumur tua yang selama ini minyaknya masih terus dilakukan ekplorasi secara tradisional. Tiga titik tambang sumur tua itu masing-masing sumur 6, sumur 9 dan sumur 10 dari beberapa sumur tua yang ada di lapangan itu.

"Kita melakukan tindakan penertiban dari beberapa lokasi sumur tua peninggalan belanda ini. Yang mana lokasi sumur tua ini akan diambil alih oleh Aneka Tambang," terang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fadly Samad, Kapolres Tuban.

Kapolres menyatakan, jika penertiban itu baru dilakukan sekarang lantaran mencegah adanya bentrok dengan warga. Yang mana sebelum melakukan penertiban itu telah dua kali sosialisasi dan juga melakukan perbaikan jalan menuju lokasi tambang yang biasa dilalui warga masyarakat.

"Untuk melakukan penertiban ini kita telah melakukan tahap sosialisasi terlebih dahulu sudah sejak dua bulan sebelumnya," sambungnya.

Pada saat melakukan penertiban di lokasi sumur 6 petugas sempat bersitegang dengan pemilik sumur yang menolak untuk ditertibkan. Dua orang penambang dari sumur minyak itu nekad memanjat tower yang digunakan menarik minyak dan tidak mau turun. 

"Ada sebagian dari masyarakat melakukan penghadangan. Setelah kita berikan pengertian bahwa kita datang ke sini sebagai perwakilan negara untuk memberikan kepastian masing-masing warga negara untuk mendapatkan haknya, dan mereka akhirnya mengerti," sambung Fadly Samad, saat berada di lokasi sumur tua itu.

Setelah beberapa menit, dua penambang yang memanjant tower itu akhirnya bersedia untuk turun. Mereka melakukan aksi tersebut lantaran sebagai protes dan menuntut kepada pihak pengelola yakni Perusahaan Daerah (PD) Aneka Tambang untuk tetap mempekerjakan mereka.[*]
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...