Loading...

Kamis, 18 Agustus 2016

loading...

Rusunawa Kertapati Masih Sepi Peminat, Tanya Kenapa?

    Kamis, Agustus 18, 2016   No comments

Loading...
Rumah Susun Sewa (Ilustrasi/Ist)
PALEMBANG, SriwijayaAktual.com  – Hingga saat ini, Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Kertapati sepi peminat. Terbukti, dari tiga blok yang setiap bloknya terdiri dari 100 kamar, baru ada 20 Keluarga yang menempati rusun yang terletak di belakang Kantor Camat Kertapati tersebut.

Saat dikonfirmasi kepada Camat Kertapati, Dwi Yudiansyah mengatakan, yang menjadi persoalan utama kurangnya minat masyarakat untuk tinggal di Rusunawa Kertapati adalah jaraknya yang dianggap jauh dari kota. Padahal, semua pasilitas sudah lengkap, mulai dari air bersih dari PDAM Tirta Musi, armada transportasi dari Trans Musi hingga sambungan listrik dari PLN.

“Semua pasilitas sudah lengkap. Tidak ada masalah, saya rasa mengapa sampai sekarang masih sepi, karena jaraknya,”katanya Dwi, seperti dilansir Pena Sumatera,  Kamis (18/8/2016).

Sampai sekarang, sambung mantan Sekretaris Camat (Sekcam) Kertapati ini, baru ada 20 Kartu Keluarga (KK) yang menempati rusun tersebut yang berasal dari berbagai kalangan. Ia berharap kedepan, minat warga untuk menempati rusun bisa lebih banyak.
“Ya kalau dikatakan nyaman, tempatnya nyaman. Karena setiap lantainya sudah ada pasilitas listrik dan sambungan air bersih,”ujarnya.

Dijelaskannya, untuk biaya sewa berbeda-beda, tergantung dengan lantai, yang pasti tidak memberatkan masyarakat yang akan menyewa.
“Disini juga sudah ada petugas dari PT SP2J yang standby, jadi apabila ada masyarakat yang ingin menyewa, silahkan,”katanya.

Terpisah, Dirut Operasional PT SP2J Antoni Rais mengatakan, biaya sewa tertinggi untuk lantai dasar sebesar Rp 300 ribu. Saat ini baru ada 20 KK yang menyewa.
“Ada aspirasi masyarakat, bahwa biaya sewa terlalu mahal, kedepan akan kami sesuaikan, sehingga banyak warga yang ingin tinggal di rusun,”katanya.

Ditambahkannya, target pasar rusun tersebut adalah masyarakat umum. Terutama masyarakat berpenghasilan rendah dan mahasiswa. Tapi, karena jarak jauh dari kota, peminat masih sepi.

“Kedepan, kami akan fokuskan masalah biaya sewa, akan disesuaikan. Begitu juga transportasi, sekarang sudah ada bua trans musi. Jika dianggap masih kurang, kami siap menambah armada dikawasan tersebut,”Tandasnya. (*).
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...