Loading...

Sabtu, 13 Agustus 2016

loading...

Soal Testimony Freddy Budiman, Presiden RI Jokowi Perintahkan Polri Bongkar Aparat Yang Terlibat

    Sabtu, Agustus 13, 2016   No comments

Loading...
Presiden RI  Joko Widodo (Ist)
JAKARTA, SriwijayaAktual.com  - Presiden Joko Widodo meminta Kepolisian Republik Indonesia berhati-hati menyelidiki dugaan keterlibatan aparat dalam jaringan narkotika. Ia ingin polisi menelusuri pengakuan terpidana mati Freddy Budiman yang disampaikan kepada Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar.

"Diungkap dan diproses kalau benar-benar sesuai yang disampaikan," kata Jokowi dalam siaran persnya, dikutip dari Tempo, Kamis, (11/8/2016).

Haris Azhar mengungkapkan pengakuan Freddy dalam tulisannya di akun Facebook-nya berjudul Cerita Busuk dari Seorang Bandit. Isinya adalah pengakuan terpidana mati kasus narkoba Freddy. Pesan itu tersebar secara cepat di media sosial pada Kamis  (28/72016) malam.

Dalam tulisannya itu, Haris mengaku pernah mengunjungi Freddy di Lembaga Pemasyarakatan Baru, Nusakambangan, Jawa Tengah, pada 2014. Saat itu, Freddy menceritakan kepada Haris soal keterlibatan anggota Badan Narkotika Nasional, Tentara Nasional Indonesia, dan Polri dalam bisnis narkobanya. Akibat tulisannya itu, tiga lembaga itu melaporkan Haris ke Badan Reserse Kriminal Polri.


Jokowi menyayangkan kenapa baru sekarang pengakuan Freddy itu diungkap. Padahal, gembong narkoba itu disebut-sebut sudah menceritakannya pada 2014. "Peristiwa ini sudah lama. Kenapa tidak diungkap dulu-dulu," katanya.

Jokowi telah memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian membuat tim untuk menyelidiki kasus tersebut. Presiden juga mengajak pihak-pihak yang kompeten ikut mengungkap pengakuan Freddy. Ia ingin mereka ikut bergabung ke dalam tim yang telah dibentuk Polri. "Semakin banyak pakar yang punya kemampuan untuk mengungkap, silakan masuk," ujarnya. (*)
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...