Loading...

Rabu, 03 Agustus 2016

loading...

Tim Khusus Usut Testimoni Freddy Budiman

    Rabu, Agustus 03, 2016   No comments

(Ilustrasi) 

JAKARTA SriwijayaAktual.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kementerian Hukum dan HAM membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti testimoni gembong narkoba Freddy Budiman yang disampaikan Koordinator Kontras Haris Azhar bahwa ia ‘membeli’ banyak penegak hukum selama menjalankan bisnis haramnya.
“Semua sudah bergerak baik. Khusus BNN, saya sudah lakukan langkah-langkah internal. Tim masih bekerja,” kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso di Jakarta, kemarin.

Buwas, begitu Budi Waseso biasa disapa, menjelaskan tim di bawah pimpinan Inspektorat U­tama untuk menelusuri informasi adanya aliran dana ke pejabat BNN seperti yang dikatakan Haris. Kepada Haris, Freddy yang sudah dieksekusi mati mengaku menyetor total Rp450 miliar ke aparat BNN dan Rp90 miliar ke petugas Polri sebagai pelicin agar ia leluasa berbisnis narkoba.

Buwas menambahkan, pene­lusuran dilakukan dengan memeriksa seluruh anggota yang pernah menangani kasus Freddy. Tak hanya itu, BNN telah bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana Freddy. Dari penelusuran itu, nantinya bisa diketahui apakah ada kucuran fulus ke petugas BNN.

“Rekeningnya kami telusuri. Kami juga sudah kerja sama dengan PPATK.’’
Buwas berterima kasih kepada Haris atas informasi yang dibeberkan. Ia memastikan akan menindaklanjuti informasi itu untuk bersih-bersih BNN. “Saya yakin pasti beliau punya bukti. Beliau ini dari Kontras, saya kira beliau tidak main-main. Data dan fakta itu berikan kepada kita. Yakinlah saya verifikasi, menangani itu,” tandasnya. (*)

Source, MI

loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...