Loading...

Selasa, 23 Agustus 2016

loading...

WADUH ...!!! Usai Dicekoki Tuak, Dengan Birahi Puncak Liarnya .. Gadis Ini Diperkosa di Tengah Sawah

    Selasa, Agustus 23, 2016   No comments

(Ilustrasi)
BANYUWANGI-JATIM, SriwijayaAktual.com -  HS nama Inisial samaran (14) asal Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar, harus merelakan keperawanannya dirampas pria tetangga desanya. Gadis yang masih duduk di bangku sekolah SMP itu diperkosa ditengah sawah, setelah dirinya dipaksa pelaku Muhamad Zayini (19) meminum tuak.

Melihat kondisi gadis ini sudah tak berdaya, Saini panggilan akrab pelaku dengan birahi liarnya langsung melancarkan aksinya. Tak cukup sekali, bahkan pemuda di mabuk tuak ini memaksa gadis belia tersebut melayani nafsu bejatnya sebanyak dua kali.

“Semula ditolak tapi pelaku mengancam korban akan memukulinya bila terus berontak. Di tengah ketidakberdayaannya itu HS disetubuhi pelaku sebanyak dua kali,” terang Kapolsek Tegaldlimo AKP Heri Purnomo, Selasa (23/8/2016).

Derita HS bermula Sabtu (20/8/2016) sore ketika mendatangi kediaman pelaku sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu korban datang diantar rekan perempuannya berinisial PT. Selanjutnya, HS diajak keluar menghabiskan malam di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar. “Berlanjut hingga dini hari korban tidur dengan pelaku. Jelang Subuh si MZ ini membangunkan HS untuk meminta berhubungan badan lagi,” jelasnya.

Dari sini, timbul kecurigaan saat gadis ini ternyata tidak pulang ke rumah selama semalam. Tapi pelaku mengantar pulang korban ke kediamannya setelah matahari terbit. Takut kedoknya terbongkar siswi malang tersebut diturunkan tak sampai di kediamannya.

“Ibu korban YS (35) curiga terhadap perilaku putrinya, sehingga pihak keluarga melakukan visum di PKU Muhammadiyah Muncar. Hasilnya sangat mengejutkan sehingga kasus ini dilaporkan ke Polsek Tegaldlimo,” kata Heri.

Menanggapi laporan itu, aparat Polsek Tegaldlimo bergegas mendatangi kediaman di Dusun Bayatrejo, Desa Wringinpitu, pada Senin malam (22/8/2016). Saini pun tak berkutik sewaktu aparat membawanya ke Mapolsek Tegaldlimo, meskipun orang tuanya merasa berat. “Dia ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menemukan sejumlah bukti,” kata Kapolsek

Peristiwa ini, menurut dia, patut dijadikan pelajaran kalangan orang tua agar tidak bosan memperingatkan anaknya supaya menjaga pergaulan. Jika salah, maka berakibat fatal dan membuka peluang terjadinya kasus kekerasan seksual seperti yang menimpa HS. “Pelajaran lain, peran minuman keras jenis tuak yang menjadi pemicu terjadinya kasus kekerasan seksual ini,” pungkasnya. (*).


Sumber, Berita Jatim 
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...