Loading...

Jumat, 16 September 2016

loading...

Akhirnya Syofwatillah Mohzaib Memenuhi Panggilan' Pemeriksaan Ditreskimum Polda Sumsel

    Jumat, September 16, 2016   No comments

Loading...
Foto/Ist; Syofwatillah Mohzaib (Kemeja Panjang Warna Biru)
PALEMBANG, SriwijayaAktual.com - Anggota Komisi IV DPR RI Syofwatillah Mohzaib alias Opat akhirnya memenuhi panggilan penyidik Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskimum) Polda Sumsel, Kamis (15/9/2016).

Opat menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp2,5 miliar dalam kepengurusan surat HGU milik Mularis Djahri, sebagai pelapor dan dicecar 37 pertanyaan oleh penyidik.

Pantauan di lapangan, anggota dewan dari bidang pertanian, pangan, maritim dan kehutanan ini datang ke Mapolda Sumsel mengenakan kemeja panjang warna biru serta bawahan hitam menggunakan mobil Toyota Fortuner BG 1760 PO.

Bersama tim kuasa hukumnya Opat langsung memasuki ruang Kanit III, Reknata, pimpinan Kompol Suharno sekitar pukul 11.00. Pemeriksanaan sempat dihentikan pada pukul 16.00 karena listrik padam. Baru kemudian dilanjutkan pukul 17.15 saat listrik menyala.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Daniel TM Silitonga mengatakan, kedatangan Syofwatillah memenuhi panggilan Polda Sumsel menunjukkan komitmennya dirinya yang memang sudah berjanji akan datang ke Polda Sumsel pada 15 September 2016.

“Untuk pemeriksaan masih sebagai saksi dengan sekitar 35 pertanyaan yang sifatnya masih umum. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi apakah sudah cukup atau perlu pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Sedangkan terkait penetapan tersangka, Daniel menuturkan pihaknya belum dapat memutuskan karena masih harus menunggu hasil pemeriksaan keseluruhan. “Pemeriksaan kita belum sampai ke sana (soal dugaan keterlibatan mantan Marzuki Alie-red),” tuturnya.

Sementara itu usai menjalani pemeriksaan, Sofwatillah yang merupakan politisi Partai Demokrat ini mengaku datang karena memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi.

“Sebagai warga negara yang baik dan patuh hukum untuk memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi. Lebih lanjut silakan tanya kepada lawyer saya,” katanya sambil menuju mobilnya yang sudah menunggu.

Sedangkan Sofhuan Yusriansyah, selaku penasihat hukum Sofwatillah, tak banyak memberikan komentar ketika ditanya soal status kliennya apakah akan ditingkatkan.
“Ditanya seputar itu-itu saja, kaitan yang dilaporkan pelapor, Insya Allah tidak menjadi tersangka,” ujarnya sambil melambaikan tangan di hadapan para awak media.


Seperti diketahui, Sofwatilah dilaporkan Mularis Djahri ke Polda Sumsel melalui kuasa hukumnya Chailir Adjis, pada 1 September 2013 lalu.

Dalam pengaduan dengan nomor polisi LP-B/540/IX/2013, Opat dituduh telah melakukan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp2,5 miliar dengan menjanjikan dapat mengurus surat HGU milik korban pada 5 Agustus 2013.

Namun, sampai saat ini HGU tersebut tak kunjung selesai dan uang yang diduga telah diberikan hingga kini tak dikembalikan. (#osk/BP).
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...