Loading...

Selasa, 06 September 2016

loading...

Cara Kreatif & Cukup Calak Menjaga Kebersihan Sungai

    Selasa, September 06, 2016   No comments

Loading...
Alumni Mapala sastra Seni UNS dan siswa SMKN 9 membuat lukisan mural pada talud kali Jenes. (Foto: Hari D)

SOLO-JATENG, SriwijayaAktual.com - Kalangan alumni Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sastra Seni Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 9 mempercantik Kali Jenes di kawasan Sangkrah dengan lukisan mural pada talud sungai. Aktivitas ini diproyeksikan sebagai cara lain merangsang masyarakat menjaga kebersihan dan kelestarian sungai, minimal tak lagi membuang sampah di perairan umum yang acapkali menjadi penyebab banjir.

Ketika lingkungan sungai tampil cantik, jelas salah satu pegiat alumni Mapala Sastra Seni, Ridho Kusumo, mengatakan, masyarakat akan  menjadi sungkan  membuang sampah di sungai, sebaliknya lebih tergerak ikut aktif mempercantik lingkungan masing-masing. Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sudah berupaya menjaga kebersihan sungai dengan menerapkan sanksi bagi pelanggar sesuai aturan yang berlaku, tambahnya, menjawab wartawan, di sela kegiatan, Senin (5/9/2016), sedangkan kegiatan lukis mural ini memperkuat dengan sentuhan lain yang bersifat artistik dan sosial.

Selain itu, tambahnya, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mengajak siapapun yang selama ini sering membuat coretan di sembarang tempat hingga mengotori kota, mau mengalihkan daya kreativitasnya di talud Kali Jenes. Masih banyak ruang di sepanjang aliran Kali Jenes, atau bahkan parapet Bengawan Solo, dapat dijadikan wahana melampiaskan daya kreatif dengan lukisan mural. Kalangan alumni Mapala Sastra Seni UNS sendiri, menurutnya, akan berupaya menggandeng komunitas lain bersama-sama memperindah sungai.

Semnetara itu, Lurah Sangkarh, Singgih Subagjo, mengapresiasi aktivitas kalangan alumni Mapala sastra Seni UNS dan siswa SMKN 9 tersebut. Beberapa waktu lalu, sejumlah aktivis juga memperindah Kali Jenes dengan menanam bunga pada pot gantung yang ditempatkan pada beberapa titik talud. Hanya saja, sejauh ini Singgih mengaku masih kesulitan membersihkan rerumputan yang tumbuh pada dinding talud, hingga mengganggu keindahan. (*).


Sumber, KRjogja
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...