Loading...

Selasa, 27 September 2016

loading...

HAHAHA .... Digrebek, Pemilik Warung Mesum Minta Kompensasi ....

    Selasa, September 27, 2016   No comments

Loading...
#Rute Jalur Pantura
Suasana penertiban warung mesum (Alwi A)
PATI-JATENG, SriwijayaAktual.com - Penertiban warung dan  rumah  tempat mesum di wilayah kecamatan Margoyoso tidak berjalan mulus karena salah satu pemilik, Nur Khamid (58) alias Mudrik Desa Waturoyo meminta kompensasi berupa gaji Rp 500.000 per hari jika petugas mau menutup usahanya. 

Mudrik mengatakan sulit mencari kerja karena tubuhnya yang semakin renta. “Maka saya meminta diberi tunjangan Rp. 500.000 untuk ganti beaya hidup” ucapnya dihadapan tim penertiban. 

Kades Waturoyo Susilo menilai permintaan itu  mengada–ada. Padahal keberadaan warung mesum sangat meresahkan warga desa Waturoyo."Pungkasnya.

Semenatara itu, Camat Margoyoso, Suhartono mengungkapkan terdapat beberapa tempat yang dicurigai sebagai tempat yang menjajakan wanita penghibur. Diantaranya di desa Sumerak, Margotuhu Kidul dan Waturoyo. "Saya sering dikomplain dari warga, termasuk para kiai agar  menertibkan  tempat prostitusi," ujarnya. (Red/krjogja)
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...