Loading...

Kamis, 08 September 2016

loading...

Holding BUMN Energi?, Tergantung Cadangan Pertamina dan PGN

    Kamis, September 08, 2016   No comments

Loading...
JAKARTA, SriwijayaAktual.com  - Pemerintah saat ini tengah merampungkan aturan holdingisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), salah satunya holding BUMN migas dengan menjadikan PT Pertamina (Persero) sebagai induk usaha PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk melalui proses akuisisi. 

Rencana akuisisi pun juga tengah dikaji untuk sektor lainnya. Bagimana perkembangan rencana akuisisi tersebut saat ini?

"Itu tergantung balanced-nya dan tergantung size dari cadangan yang mau kita ambil. Dari holdingnya berapa kuat tapi juga opportunity-nya berapa besar, kalau oppurtunity-nya besar ya kita ambil 10 persen 20 persen, kalau kecil mungkin kita bisa ambil sampai 60 persen," kata Staf Khusus Menteri BUMN Budi G Sadikin, Jakarta, seperti dilansiir Okezone,  Selasa (6/9/2016). 

Sementara itu, untuk penguasaan aset, nantinya akan kembali dibahas bersama berbagai perusahaan. Hanya saja, yang terpenting dalam rencana holding ini adalah proses eksplorasi kegiatan. Utamanya adalah untuk cadangan mineral pada sektor tambang. 

Tujuan awalnya kita ingin berpartisipasi lebih aktif di penguasaan cadangan mineral Indonesia. Strateginya dua, antara kita beli yang sudah ada sekarang atau kita eksplorasi baru cadangan mineral yang ada tersebut," jelasnya. 

"Dua aktivitas tersebut butuh capital advent yang besar, biaya investasi yang besar, itu sebabnya kita butuh bentuk holding supaya kita makin kuat untuk melakukan akuisisi atau eksplorasi," imbuhnya. 

 
Kementerian BUMN pun masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) mengenai holdingisasi ini. Saat ini, harmonisasi program holdingisasi telah dilakukan lintas kementerian.
"Sekarang kita tunggu PP-nya selesai. Tinggal sedikit lagi. Pokoknya harmonisasi sudah dengan Kementerian terkait," tutupnya. (*).
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...