Loading...

Selasa, 20 September 2016

loading...

Koordinator GIB Sebut, PDIP Dukung Ahok Diduga Karena Megawati Tersandera Kasus Skandal BLBI

    Selasa, September 20, 2016   No comments

Dok: Megawati Soekarnoputri (Ist).


JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Dukungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kepada pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada Gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang bukan karena besaran uang sebagai mahar politik, melainkan disinyalir adanya ancaman besar yang bakal menerjang Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri jika tidak memilih mantan Bupati Belitung Timur itu.

“Saya tidak melihat Mega dijanjikan uang, tapi saya lebih melihat karena adanya ancaman. Kita kan tidak pernah merasakan ancaman yang dirasakan Mega,” ungkap Koordinator  Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi, dalam keterangan tertulis, dikutip dari rimanews, Selasa (20/9/2016). 

Bagi mereka yang tidak merasakan langsung, menurut Adhie,  ancaman itu dianggap tidak terlalu berbahaya. Namun bagi Megawati  yang merasakan langsung, ancaman itu tentu bisa menjadi masalah serius.
“Apa ancamannya? Kasus BLBI tiba-tiba dibuka kembali oleh KPK. Tidak ada hujan tidak ada angin, tiba-tiba Basaria pada 15 September 2016  kemarin menyatakan kasus BLBI masih terbuka,” jelas Adhie.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Basaria Panjaitan dalam suatu acara di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (15/9/2016) malam, kepada wartawan menyatakan penanganan kasus Bank Century dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) belum dihentikan. Saat ini, perkaranya masih dalam tahap penyelidikan.

Perkara tersebut belum masuk ke tahap penyidikan sebab alat buktinya belum cukup. KPK dalam hal ini masih butuh pengembangan.
“Basaria mengatakan kasus BLBI belum ditutup, orang yang pagi-pagi sudah menyatakan bahwa pembelian Rumah Sakit Sumber Waras oleh Ahok tidak ada unsur korupsinya,” ujar Adhie.

Diungkapkan, Mega saat menjadi Presiden RI diketahui menerbitkan Surat Keterangan Lunas (SKL)  BLBI melalui Inpres No 8 tahun 2002. Inpres untuk memberikan jaminan kepastian hukum bagi 21 obligor yang dinyatakan telah menyelesaikan kewajiban utangnya kepada pemerintah lewat Badan Penyehatan Perbankan Nasional.

Ternyata, setelah penerbitan SKL sebagian besar obligor yang diberi stempel lunas belum menyelesaikan utangnya kepada negara. Kasus BLBI yang mencapai ratusan triliunan rupiah menjadi skandal korupsi terbesar sepanjang sejarah Indonesia.
“Kasus BLBI ini yang dipersoalkan SKL, Surat Keterangan Lunas yang diberikan pemerintahan Megawati,” ujar Adhie.

Apa yang terlihat selanjutnya dari KPK, lanjut Adhie, adalah penangkapan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman. Penangkapan Irman menjadi semacam show of force yang ditujukan kepada Megawati. "Jadi kalau Mega akhirnya mendukung karena ancaman ini," jelas dia.

Sebagaimana diketahui, Dewan Pimpinan Pusat PDIP sendiri diketahui akan mengumumkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI pada malam ini di kantornya, Jl Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya (19/9/2016) kemarin, mengatakan pengumuman dilakukan secara serentak dengan seluruh daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2017. Keserentakan ini sebagai satu kesatuan proses kelembagaan kepartaian di dalam menyiapkan pemimpin sebagai salah satu fungsi utama partai.


Disampaikan pula dengan pengumuman pasangan calon secara serentak, maka keseluruhan pasangan yang diusung PDIP memiliki komitmen kuat untuk menampilkan wajah kerakyatan partai yang dilaksanakan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik, yakni, Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian.

“Seluruh tahapan sudah dilakukan secara sistemik, yang dimulai dengan uji kelayakan san kepatutan, pemetaan politik, pelatihan manager kampanye, pelatihan TOT Saksi, dan sekolah para calon kepala daerah,” kata Hasto. (*).
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...