Loading...

Minggu, 11 September 2016

loading...

oOH TIDAK !!!...Petani Tanah Air Indonesia Kami Masih 'Nelangsa'

    Minggu, September 11, 2016   No comments

Loading...
Salah satu adegan teater 'Nelangsa' dari mahasiswa Fakultas Pertanian UGM. (Foto : Devid Permana)
SLEMAN-DIY-YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com - Perihnya kehidupan para petani tanah air, digambarkan para mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta) UGM melalui sebuah pertunjukan teater yang dihelat di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH) UGM, Sabtu (10/09/2016) malam, dengan mengangkat judul 'Nelangsa', teater ini mengkritik kebijakan pemerintah di bidang pertanian yang belum berpihak kepada para petani. Padahal sektor pertanian merupakan salah satu keunggulan yang dimiliki Indonesia.

Teater yang dimainkan 11 mahasiswa Faperta UGM ini menceritakan kehidupan para petani di desa yang harus berhadapan dengan tengkulak. Para petani terpaksa bergantung pada tengkulak karena tidak punya keahlian untuk memasarkan hasil panen, termasuk penentuan harga jual gabah. Kondisi ini tak kunjung direspon oleh pemerintah, dan jutru terkesan dibiarkan.

"Teater ini diharapkan meningkatkan kesadaran mahasiswa pertanian dalam menghadapi isu-isu pertanian," terang Pimpinan Produksi Ridho Gunawa, seperti dilansir  KRjogja.com disela acara.

Cerita ini sengaja dibuat menggantung, agar mennjadi renungan bagi para akademisi serta pemangku kepentingan. Namun diakhir acara pihak panitia menghadirkan Budayawan Emha Ainun Najib 'Cak Nun' bersama Kíai Kanjeng untuk memberi pandangan terkait nasib para petani Indonesia yang kehidupannya masih jauh dari sejahtera. "Tandasnya Ridho.

Sementara itu, Ketua Panitia Fahreza Deliar mengatakan, teater 'Nelangsa' ini merupakan bagian dari acara Panggung Rakyat Pertanian (PRPN) 2016. Selain untuk memeriahkan Lustrum XIV Faperta UGM juga untuk memperingati Hari Tani yang jatuh 24 September. Sebelumnya diisi penampilan band yang telah lolos seleksi serta Orpington Ethnic Project.

"Tujuan PRPN ini untuk membangun jiwa mahasiswa yang peka terhadap permasalah pertanian Indoensia, sekaligus memberi hiburan bermanfaat bagi mahasiswa UGM dan masyarakat umum," katanya.

Selain itu, Wakil Dekan Faperta UGM Dr Rudi Heri Murti mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan ini. Menurutnya, PRPN ini menunjukkan sikap peduli para mahasiswa Faperta UGM terhadap keresahan yang sedang dihadapi para petani di Indonesia. Diharapkan muncul kecintaan dari para mahasiswa untuk membangun sektor pertanian melalui berbagai inovasi teknologi. (*).
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...