PURBALINGGGA-JATENG, SriwijayaAktual.com - SAKIT dan dirawat di rumah sakit tidak menghalangi niat Suci Fitri Rokhayah (21) dan calon suaminya, Jaenal Abidin (23) guna melaksanakan pernikahan. Walhasil, dengan kondisi mempelai perempuan terbaring di tempat tidur salah satu ruang RSUD Goeteng Tarunadibrata Purbalingga, dan mempelai laki-laki berdiri di sampingnya, prosesi ijab qabul tetap dilaksanakan, Selasa siang (27/9/2016).

"Kami dan orang tua sudah menentukan tanggal pernikahan. Kami tidak mau menunda," tutur Jaenal, warga Desa Besuki, Kecamatan Lumbir Banyumas itu, usai prosesi pernikahan.

Jaenal mengaku menjalin asmara dengan Suci Fitri Rokhayah sejak tiga tahun lalu. Keduanya bertemu pertama kali ketika sama-sama bekerja di Jakarta.
Dengan restu orang tua masing-masing, Jaenal dan Suci berencana menikah pada Selasa, 27 September 2016. Tapi, sejak beberapa minggu lalu, Suci mengalami sakit dan harus dirawat inap di rumah sakit sehingga pernikahan pun harus dilaksanakan di rumah sakit tersebut.

"Walau istri saya sakit, saya mencintainya lillahita'ala. Saya ingin merawatnya hingga sembuh," tutur Jaenal yang mengenakan hem lengan panjang putih, celana panjang hitam dan peci hitam

Penghulu Mohammad Hojali Bawono dari KUA Kecamatan Punggelan, Banjarnegara memimpin ijab qabul. Dengan mas kawin cincin emas 2,5 gram dan uang tunai Rp 500 ribu, Jaenal lancar dan mantap mengucapkan ijab qabul dan disambut kata sah dari para saksi.

Setelah dibacakan doa, sembari berbaring di tempat tidur, Suci yang mengenakan baju berwarna merah muda dan kerudung hitam, tampak melelehkan air mata, terharu tanpa kata. Belasan orang dari pihak keluarga kedua mempelai maupun petugas rumah sakit.

Staf RSUD dr Goetheng Tarunadibrata Purbalingga, Mulyanto menyebutkan, baru kali ini ada yang menikah di rumah sakit itu. Ia bersama karyawan RSUD mengaku bahagia dan ikut mendoakan agar ijab qobul itu menjadi obat paling baik untuk kesembuhan Suci. (Red/krjogja)