Jumat, 30 September 2016

TERLALU'HH !!! .. Wanita Pebelanja Ini Dituding 'Ngutil', Oknum Security Ini Minta Jatah Uang dan ML HOT ..

    Jumat, September 30, 2016   No comments

SURABAYA-JATIM, SriwijayaAktual.com - Apa yang dilakukan oknum security Carrefour Rungkut, sungguh nakal dan keterlaluan. Pasalnya, dengan menjebak korban melalui barang belanjaan, pelaku berupaya memeras bahkan memanfaatkan secara pribadi yang menjurus pencabulan.

Seperti yang dilakukan Teguh Budi Santoso (36) terhadap korban Dwi. Modusnya, korban yang usai belanja dicegat oleh pelaku dengan alasan tidak mengutil atau tidak membayar beberapa item barang belanjaan.

Untuk membuktikan tuduhan itu, pelaku mengajak korban ke kantor security. Ketika diperiksa, memang terdapat item barang belanjaan yang belum dibayar korban. Saat itu, korban sempat kaget karena ada beberapa barang yang memang belum dibayar. Meski begitu, korban hanya bisa pasrah.

Alhasil, pelaku meminta korban untuk meneken surat pernyataan dan membayar ganti rugi atas barang tersebut. "Saya juga memotret dia (Dwi) sambil memegang surat pernyataan tersebut," kata Budi kepada petugas, Kamis (29/9/2016).

Namun peristiwa itu ternyata tidak selesai sampai di situ. Sebab beberapa hari kemudian, pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp (WA) dan mengirimkan fotonya sembari memegang surat pernyataan itu. Korban pun kaget dan menanyakan maksud pelaku.

Ternyata, pelaku yang sudah mempunyai istri ini meminta uang korban sebesar Rp 2 juta. Bila tidak membayar, maka pelaku akan melaporkan korban ke polisi dan dipublikasikan ke media.
"Sebelum meminta uang saya meminta untuk mau diajak melakukan hubungan badan layaknya suami istri," terang pria asal Kedung Baruk, Surabaya itu.

Karena takut, akhirnya korban menuruti. Pelaku pun meminta korban check in di homestay kawasan Kutisari. Ketika di dalam kamar, tersangka meminta korban untuk melepaskan semua pakaiannya.

"Awalnya saya merangkul lalu berciuman. Karena sudah nafsu, saya memaksa korban untuk mengoral kemaluan hingga keluar air mani, jadi tidak sampai berhubungan badan layaknya suami istri," papar Budi.

Usai mendapatkan kepuasan syahwat, pelaku masih memeras korban lagi agar memberikan uang Rp 2 juta. "Awalnya saya diberi uang Rp 1 juta," tambahnya.

Khawatir mendapat ancaman dan pemerasan lagi, korban pun akhirnya nekat melapor ke Mapolrestabes Surabaya. Berdasar laporan tersebut, anggota Unit Jatanras Polrestabes Surabaya langsung menangkap pelaku di rumahnya.

Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Bayu Indra Gunawan mengatakan, sebenarnya korban tidak mengutil barang belanjaan, tapi ada dugaan korban justru dijebak. "Kalau korban tidak membayar, pasti alarm-nya berbunyi. Tapi alarm di pusat perbelanjaan itu tidak berbunyi," kata Bayu. [*].


Sumber, Berita Jatim
loading...
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner