Loading...

Sabtu, 03 September 2016

loading...

Upaya Pemberantasan PETI di Provinsi Jambi Yang Merajalela

    Sabtu, September 03, 2016   No comments

Loading...
Eskavator PETI (Ilustrasi)
JAMBI, SriwijayaAktual.com - Gubernur Jambi H. Zumi Zola menyatakan pemerintah Provinsi Jambi dan kabupaten berkomitmen berupaya memberantas aktifitas penambangan emas tanpa izin (PETI).

"Menghadapi para penambang tanpa izin,  langkah dari segi hukum harus kuat dan dibutuhkan komitmen kuat semua pihak dalam penanganan di lapangan. Ujarnya  Zola saat memimpin Rapat Koordinasi Penambang Emas Tanpa Izin (PETI), di ruang pola Kantor Gubernur Jambi, Kamis (1/9/2016) kemarin.

Untuk mengkaji langkah-langkah menghadapi pertambangan tanpa izin, satgas akan menyusun strategi. Ini pekerjaan berat, perlu komitmen bersama dengan penegak hukum. 

PETI menjadi salah satu permasalahan yang sangat kompleks. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya, tapi jumlah alat berat yang beroperasi sudah ratusan. Alat berat sudah masuk ke daerah yang sulit dijangkau. Oknum juga bermain.  
“Kami sudah membentuk satgas yang diketuai oleh Wakapolda Jambi, Kombes.Pol. Nugroho Aji Wijayanto," ungkap zola.

Zola menegaskan, penanganan PETI memerlukan komitmen semua pihak, baik pemerintah daerah, kepolisian TNI dan kejaksaan. Kalau sudah bersinergi, cara-cara lama yang tidak efektif jangan dilakukan lagi.

Zola menjelaskan, kalau masalah perut, pemerintah siap membantu. Pemprov punya program pertanian, seperti bantuan bibit sawit, karet, kopi, ikan serta buka sawah baru. Tapi harus disadari, sayur tidak sama dengan emas.

Salah satu upaya mengatasi PETI adalah menghentikan suplai BBM untuk mesin-mesin dan alat berat yang digunakan PETI. Selama ini ada penyuplai BBM. Penyaluran BBM ini harus diputus.

Dalam rapat juga disampaikan ada oknum yang terlibat. Kapolda dan Danrem sudah menindak tegas aparat yang ikut bermain.

Kabupaten yang masih beroperasi PETI diantaranya; Kabupaten  Merangin, Sarolangun, Bungo dan Tebo. Gubernur minta para bupatinya memaparkan permasalahan dan kendala di lapangan.

Sementara itu, Wakil Bupati Merangin, HA Khafid Moein menyampaikan, upaya pemerintah dan kepolisian serta TNI sudah maksimal, namun masyarakat dipengaruhi oleh mereka yang punya modal. Tanah mereka dibeli untuk diolah mencari emas.

"Kawasan PETI di Merangin terletak di Pangkalanjambu 655 ha, Sungaimanau 260 ha, Renahpembarap 2 ha, Tabirlintas 125 ha dan Tabirbarat 185 ha.

Pj. Bupati Sarolangun, Arief Munandar, menjelaskan, ada beberapa daerah menggunakan alat berat, yaitu di Limun dan Batangasai 20 unit dan Pancakarya 20 unit.

Bupati Bungo, H. Mashuri, menyampaikan, untuk memutus matarantai PETI adalah BBM. Jangan ada yang menyalurkan BBM ke lokasi PETI.
 
Pj. Bupati Tebo, Agus Sunaryo, menyampaikan, dibanding tahun lalu, kini sudah ada penurunan. Pemkab Tebo terus melakukan pendekatan ke masyarakat. (*).


Source, Info Jambi
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...