Minggu, 23 Oktober 2016

Aksi Unjuk Rasa GMNI, Tolak Tambang Emas di Banyuwangi

    Minggu, Oktober 23, 2016   No comments

Teactrikal Dari Pengunjukrasa GMNI
BANYUWANGI-JATIM, SriwijayaAktual.com - Puluhan aktivis dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banyuwangi melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Mereka menyuarakan penolakan terhadap aktivitas tambang emas di gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran.

Dalam aksinya, para mahasiswa ini menganggap adanya penambangan emas di daerahnya justru akan menambah kesengsaraan bagi warga. Karena selain kerusakan lingkungan yang pasti terjadi, tambang emas juga akan membawa ketimpangan di antara warga. Dengan semangat 'jentang lantang' atau jenggirat tangi lawan tambang, mahasiswa akan terus melawan.

"Dimana ada tambang yang tidak merusak alam! Para warga pasti menjadi korban. Kami mahasiswa GMNI menolak tambang beroperasi untuk eksploitasi, cabut keputusan menteri tentang alih fungsi hutan lindung menjadi hutan produksi," ucap Ahmad Alvian dalam orasinya, Sabtu (22/10/2016).

Tidak hanya itu, mereka melambangkan kesengsaraan warga dalam sebuah teatrikal. Mahasiswa berdandan ala pocong yang terus mengalami penindasan dari sang penguasa. Tangisan darah bercucuran menandakan kepedihan nasib yang amat mendalam.

"Coba pemerintah membuka mata apa yang telah dilakukannya. Kami tahu dan kami bertekad akan terus melawan," ungkapnya.

Mahasiswa menilai, meski ijin pertambangan emas yang kini dikelola oleh PT Bumi Suksesindo (BSI) telah lengkap, namun hal itu tak bisa dibenarkan. Pasalnya, kesejahteraan warga dinilai lebih penting dari pada menjual kepentingan yang berujung karusakan alam.

"Kami melihat pemerintah telah melawan UUD 1945, Pasal 33 yang berbunyi bumi dan tanah air untuk kesejahteraan warga. Jadi kami bertekad melawan demi kesejahteraan warga," tegasnya.
Sementara hingga saat ini, aktivitas tambang emas di Gunung Tumpang Pitu, di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran masih dalam tahap pembangunan konstruksi. Di antaranya, pembangunan infrastruktur jalan dan dam untuk penahan air. (*)


Sumbe, berita jatim

loading...
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner