Sabtu, 01 Oktober 2016

GEGER !!!! TOLONG ..... Bentrok Warga Desa Dengan Ratusan Petugas Keamanan Perusahaan, Puluhan Kendaraan Di Bakar Warga Desa

    Sabtu, Oktober 01, 2016   No comments

TULANG BAWANG - LAMPUNG, SriwijayaAktual.com  – Petugas kepolisian dan ratusan personel TNI dari Kodim 0426 melakukan pengamanan ketat di lokasi bentrokan warga Desa Bujuk Agung dengan petugas keamanan milik PT Bangun Nusa Indah Lampung di wilayah Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi  Lampung, Sabtu (1/10/2016).

Dari pantauan, suasana di lokasi sisa bentrokan terlihat masih mencekam. Jumlah kendaraan roda dua yang terbakar akibat amuk massa dilaporkan mencapai 36 unit, termasuk traktor dan empat kendaraan milik perusahaan.

Masih belum ada pernyataan resmi kepolisian soal kerusuhan ini. Namun dari informasi terhimpun, bentrokan yang melibatkan ribuan warga desa melawan ratusan petugas keamanan perusahaan ini ditengarai karena sengketa lahan.

Sebabnya, ribuan warga desa memang sedang berjuang untuk mendapatkan lahan mereka kembali yang diduga dicaplok oleh perusahan. Selama dua bulan belakang, warga bertahan dengan mendirikan tenda di lokasi lahan yang bersengketa.

Menurut kesaksian seorang warga, Sugiono, bentrokan yang terjadi pada Sabtu pagi itu awalnya dimulai oleh kedatangan ratusan petugas keamanan PT Bangun Nusa Indah Lampung ke tenda milik warga yang bertahan di lokasi tanah sengketa.

Saat itu, kata Sugiono, petugas keamanan disebutkan membawa senjata tajam dan mengolok-olok warga dengan cara membacok diri sendiri. Warga pun emosi, lalu membunyikan kentongan peringatan yang memancing ribuan warga lain.

“Warga terpancing provokasi itu dan emosi, karena tenda yang mereka buat dan ditempati akan digusur dan menantang warga pakai senjata tajam. Lalu warga membunyikan kentongan sebagai tanda bahaya,” ujar Sugiono.(andi.ak)
loading...
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner