Sabtu, 01 Oktober 2016

Irman Gusman Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Status Tersangka Oleh KPK RI

    Sabtu, Oktober 01, 2016   No comments

Irman Gusman (Net)
JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman akhirnya mengajukan praperadilan atas penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Permohonan praperadilan sudah dimasukan ke Pangadilan Negeri Jakarta Selatan.
“Iya sudah (daftarkan praperadilan),” kata Tommy Singh, pengacara Irman, dalam pesan singkat, Kamis (29/9/2016).

Permohonan terdaftar dengan Nomor 129/Pid.Prap/2016 tanggal 29 September 2016. Praperadilan didaftar lantaran penangkapan Irman oleh KPK dinilai menyalahi aturan."Tandasnya.

sebelumnya diberitakan, KPK menangkap Ketua DPD Irman Gusman dalam Operasi Tangkap Tangan, Sabtu 17 September lalu. Dia disangka menerima Rp100 juta dari Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto dan istrinya, Memi.

Perkara dimulai ketika KPK tengah menyelidiki dugaan pemberian uang Xaveriandy pada JPU Kejati Farizal. Pemberian uang terkait kasus penjualan gula oleh CV Rimbun Padi Berjaya tanpa label SNI di Sumbar yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri Padang.

Dalam proses pengadilan, Xaveriandy, yang merupakan mantan Direktur CV Rimbun Padi Berjaya, diduga membayar Jaksa Farizal buat membantunya dalam persidangan. Farizal diduga menerima duit Rp365 juta dari Xaveriandy.

Di tengah penyelidikan perkara ini, KPK mengetahui ada pemberian duit buat Irman tapi dalam kasus lain. Irman diduga mendapat duit Rp100 juta terkait pengurusan kuota gula impor yang diberikan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) pada CV Semesta Berjaya tahun 2016 di Sumbar.


Irman diketahui sempat berkomunikasi dengan Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti. Dia diduga memberikan rekomendasi pada CV Semesta Berjaya supaya mendapat jatah gula impor.

Terkait pemberian uang buat jaksa, KPK sudah menetapkan Farizal dan Xaveriandy sebagai tersangka. Farizal disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaiamana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (asep.ak)
loading...
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner