Loading...

Selasa, 25 Oktober 2016

loading...

Panitia Sexy Dancer YVCI Gresik "Goyang Erotis" Minta Maaf Sambil Menangis

    Selasa, Oktober 25, 2016   No comments

Loading...

GRESIK-JATIM, SriwijayaAktual.com - Panitia sexy dancer dari Yamaha Vixion Club Indonesia Gresik Chapter (YVCI-I GR) meminta maaf secara terbuka sambil menangis saat beraudensi dengan jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Gresik, dan GP Ansor Cabang Gresik, di ruang Putri Cempo Pemkab Gresik, Senin (24/10/2016).

Sambil menangis, Ketua Panitia YVCI-I GR, Alfi Syahry (20), terbata-bata saat menyampaikan kegiatan yang digagas oleh komunitas motor YVCI- GR.

"Kami tidak ada niatan menodai, dan saya memohon maaf apapun tuntutannya," katanya.

Masih menurut Alfi Syahry, kegiatan yang digagas komunitasnya memang bersifat terbatas dan diperuntukkan untuk bikers dari luar kota.

"Kami akui tidak menyertakan run down kegiatan saat mengajukan izin," paparnya.

Ketua PC GP Ansor Gresik, Agus Junaidi Hamzah yang turut dalam audensi itu menuturkan, dirinya memang mendapat kiriman gambar tarian erotis di acara komunitas motor YVCI-I GR yang diselenggarakan di Stadion GJS.

"PC GP Ansor Gresik meminta agar kasus ini diproses secara hukum, dan diberi sanksi terkait lolos izin adanya acara tarian erotis. Karena itu, alasan apapun yang memberi izin kami tidak bisa menerima. Kendati panitia membungkusnya dengan acara santunan anak yatim piatu," ujarnya.

Ia menambahkan, ada lima tuntutan PC GP Ansor Gresik terkait dengan kejadian ini. Tuntutan pertama, mengutuk keras kegiatan tersebut. Kedua, meminta bupati selaku kepala daerah memanggil dan memberik sanksi kepada Kadis Disbudparpora Gresik. Ketiga, mendesak bupati mem-black list kepada EO dan komunitas YVCI-I GR. Keempat, mendesak EO dan YVCI-I GR meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat melalui media elektronik, cetak, dan media online. Terakhir, mendesak Polres Gresik mengusut tuntas kejadian ini.

"Kami men-deadline agar lusa segera ada jawabannya. Jika tidak ada maka kasus ini kami teruskan ke polisi karena ada unsur penipuan saat mengajukan izin keramaian," tambahnya.

Sementara itu, Kadis Disbudparpora Gresik, Siswadi Aprilianto menjelaskan, pihaknya sudah memanggil panitia dan instansinya meminta maaf karena kecolongan.

"Kami akui kecolongan meski pada prinsipnya izin yang masuk tidak keberatan, dan saya meminta maaf karena dibohongi panitia," ungkapnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik Darmawan mengatakan, anggotanya memang ada saat acara berlangsung. Bahkan, anggotanya rutin melakukan patroli pengamanan aset pemkab.

"Semestinya dihentikan tapi anggota saya mengaku tidak melihat saat ada sexy dancer,"  tukasnya.

Kapolsek Kebomas Kompol Gaguk Sulistyono mengaku izinnya yang masuk memang kegiatan sosial serta sosialisasi safety riding, dan musik electone.

"Anggota saya sempat meminta agar sexy dancer dihentikan, dan menegur panitia sebab tidak masuk kedalam perizinan. Kendati mekanisme perizinan sudah dilakukan sesuai aturan.

"Dalam kegiatan ini dirinya siap mempertanggungjawabkan. Kalau ada unsur pidana tentu akan diproses," imbuhnya.
Baca Juga Ini; HOT !!! Ada Tari Erotis di GJS Gresik, Bikin Bupati Gresik, Berang Marah Nian !!!
Usai beraudensi selama dua jam, Wabup Gresik, M.Qosim yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan, pada intinya pemkab kecolongan terkait lolos izin yang dilakukan oleh komunitas motor YVCI-I GR di Stadion GJS.

"Kami kecewa karena menggunakan fasilitas pemerintah. Untuk itu, kami segera melakukan evaluasi agar kasus ini tidak terjadi lagi," tandasnya. [*]


Sumber, Berita Jatim 
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...