Rabu, 12 Oktober 2016

Pesan Broadcast Permen Jari Gempar Gaduhkan Warga Ponorogo

    Rabu, Oktober 12, 2016   No comments

Permen Jari (Permenjari.com)
PONOROGO-JATIM, SriwijayaAktual.com - Dua hari terakhir warga Ponorogo resah, gaduh dengan adanya permen jari, yakni permen yang diduga mengandung narkoba. Pesan  Broadcast (BC) atau pesan berantai tersebut berisi pemberitahuan bahwa ada informasi resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo.

Dalam pesan  Broadcast  itu diungkapkan bahwa telah ditemukan di salah satu sekolah di Kecamatan Kauman tentang adanya anak yang mengkonsumsi permen itu tertidur selama dua hari. Seperti orang kecanduan. Setiap terbangun minta kembali permen jari.
Lebih lanjut pesan tersebut memberitahukan bahwa peredaran permen tersebut masih dalam penyelidikan. Pesan tersebut juga meminta agar guru dan orang tua melarang siswa jajan sembarangan.

"Pesan berantai di whatssAapp, media sosial maupun sms itu hoax atau tidak benar. Saya sudah konfirmasi ke Polsek Somoroto. Baik di unit intel, reskrim menyatakan tidak ada," kata Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, Rabu (12/10/2016).

Sudarmanto mengatakan dokter Puskesmas Kauman, dr Yunita juga membantah hal tersebut. Pasalnya selama ini tidak ada pasien yang datang ke puskesmas untuk memeriksakan anaknya yang di duga kecancudan permen jari.

"Dokter Puskesmasnya saja kaget. Dan ini jelas hoax. Semoga masyarakat tidak menyebarkan hal itu lagi," terangnya.

Dia mengatakan pesan berantai yang diterimanya sama persis dengan pesan perantai dari luar daerah. Hanya saja pesan berantai sebelumnya dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Dan ditemukan di daerah ciledug. Sumber infonya dari Kapuskesmas Karawacibaru.

Senada dengan Kasubag Humas Polres Ponorogo, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, drg Rahayu Kusdarini, juga membantah hal tersebut. "Saya baru tahu. Tidak ada laporan. Bisa jadi hoax," katanya singkat. [*]

Sumber, Berita Jatim
loading...
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner