Loading...

Jumat, 25 November 2016

loading...

Akhirnya ... Polisi Tangguhkan Penahanan Petani Majalengka

    Jumat, November 25, 2016   No comments

Foto/Dok; Karsiman dan Dartam
BANDUNG-JABAR, SriwijayaAktual.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat menangguhkan penahanan ketiga petani asal Kabupaten Majalengka yang diamankan saat unjuk rasa penolakan pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat di Majalengka, Kamis pekan lalu
"Ketiga tersangka kami tangguhkan," kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar, KombesYusri Yunus, Kamis (24/11/2016).

Dia mengatakan penangguhan ketiga tersangka yakni Carsiman (45), Sunadi (45), dan Darni (66), warga Desa Sukamulya, Kecamatan Kertajati karena ada permohonan dari keluarga dan sejumlah unsur lainnya.

Bandara Jawab Barat dibangun atas usulan Pemda Jawa Barat untuk menggantikan fungsi dari Bandara Husein Sastranegara di Bandung. Bandara menelan luas lahan hingga 1.800 hektare termasuk sawah-sawah milik para petani.

Kamis pekan lalu, polisi menangkap para petani yang mempertahankan tanah mereka yang terancam dirampas untuk proyek pembangunan bandara internasional Jawa Barat.


Menurut Yusri, pertimbangan lainnya, karena ketiga tersangka bersikap kooperatif dalam proses penyidikan polisi.
"Kami kabulkan penangguhan penahanannya karena mereka kooperatif kepada penyidik," katanya.

Meskipun tidak ditahan, kata Yusri, ketiga tersangka tetap akan kembali dipanggil oleh Polda Jabar untuk pemeriksaan kasus hukumnya.
"Akan kami panggil kembali untuk kepentingan penyidikan," katanya.


Direktur LBH Bandung sekaligus kuasa hukum ketiga tersangka, Arip Yogiawan, menyambut baik keputusan Polda Jabar yang telah menangguhkan penahanan tiga petani tersebut.
"Kemarin kami mengajukan upaya tidak penahanan, alhamdulillah sudah ditangguhkan," katanya. (*) 


Sumber, antara

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...