Loading...

Jumat, 25 November 2016

loading...

Dishubkominfo Sumsel, Larang Organda Sewakan Bus-nya Kepada Masa Aksi Sumsel Bela Islam Jilid III ke DKI Jakarta

    Jumat, November 25, 2016   No comments

Loading...
Sudirman - Kabid DLLAJ & Perkeretaapian Dishubkominfo Sumsel (24/11/2016)
PALEMBANG-SUMSEL, SriwijayaAktual.com - Terkait rencana aksi unjuk rasa Bela Islam Jilid III di DKI Jakarta, Dinas Perhubungan Komunikasi &  Informatika (Dishubkominfo) Sumsel, menghimbau kepada Pengusaha Angkutan Darat supaya tidak memberikan izin sewa kendaraanya oleh umat Islam untuk berangkat ikut aksi Bela Islam Jilid III  di DKI Jakarta.

"Hal itu, sesuai dengan sebelumnya interuksi atau  perintah dari Gubernur Sumsel Kepada Dishubkominfo Sumsel, untuk diantisipasi agar perusahaan angkutan darat (bus) dilarang disewakan untuk masa aksi Bela Islam Jilid III, 2  Desember 2016 ke DKI Jakarta." Katanya Sudirman, Kabid DLLAJ dan Perkeretaapian  Dishubkominfo  Sumsel, Kamis (24/11/2016).

"Interuksi larangan tersebut, dilakukan secara tidak transparans dan juga tidak melalui handpone,  akan tetapi sebelumnya pihaknya  sudah melakukan interuksi  secara face to face atau tidak tertulis kepada  Organsasi Angkutan Darat (Organda) Sumsel. Sehingga  pihak Organda   Sumsel segera   mengindentifikasi dari 11  Perusahaan Oto Bus antar Kota antar Provinsi yang ada di Kota Palembang untuk melarang disewakan  masa aksi Bela  Islam Jilid ke DKI Jakarta."Jelasnya.

"Selain itu juga, pihaknya  mendatangi PO Oto Bus antar kota antar provinsi yang ada  di Wilayah Sumsel, meminta supaya  tidak mengizinkan bus nya di sewa masa aksi Bela Islam Jilid III aksi unjuk rasa ke DKI Jakarta.

Lanjutnya, Sudirman, menegaskan, jika perusahaan angkutan darat tidak mengindahkan interuksi tersebut dan tetap mengizinkan bus-nya disewa, maka siap saja dikenakan resikonya,  akan dikenakan sanksi administrasi dan akan dicabut izin operasinya serta  tidak akan diberikan perpanjangan  izin operasi kedepanya terhadap bus perusahaan angkutan darat tersebut."Tegasnya.

"Tambahnya, pihaknya juga dilapangan kedepanya, dijalan akan mencegat jika terbukti ada bus yang mengangkut masa aksi ke DKI Jakarta dari Sumsel.  "Selain itu, jika bus tersebut mengalami gangguan atau kecelakaan, bahkan atau hancur dirusak pendemo serta rusak hancur  dilokasi aksi ,  maka resikonya perusahaan bus itu  yang tanggung sendiri. "Bebernya.

Pihak Pemprov Sumsel tidak menginginkan seperti aksi Bela Islam Jilid II di DKI Jakarta, 4 November 2016 lalu, beberapa  ormas Islam Sumsel seperti FPI Sumsel bersama Ormas Islam Sumsel lainya berangkat ke DKI Jakarta dengan menyewa menggunakan tujuh  Bus Yoanda Prima. "Hal itu mencemaskan, karena rawan dan besar resikonya dijalan maupun dilokasi aksi di Jakarta. "apalagi nanti aksi 2 Desember 2016, sangat dikwatirkan ada dari luar oknum  penyusup  yang dapat membahayakan umat Islam, khususnya warga Sumsel. "Tandasnya Sudirman. 



Sebelumnya, seperti yang diberitakan, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyerukan kepada seluruh pemuda tanah air untuk menanggalkan ego dalam diri masing-masing. Dia juga mengajak agar selalu ingat akan sejarah perjuangan bangsa serta cegah hasutan hingga adu domba.

“Kita harus waspada, ego kita sekarang adalah kita lebih sering menggunakan kata ‘aku’, bukan ‘kita’. Mari kembali ingat sejarah, cegah hasutan, provokasi, dan adu domba!” seru Gatot saat memberi kuliah umum di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Rabu (16/11/2016) kemarin.

Gatot menambahkan, bahwa demo 4 November 2016  kemarin adalah murni didesain anak bangsa dan berjalan dengan demokratis. Gatot juga menyinggung soal penetapan status gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menjadi tersangka soal kasus dugaan penistaan agama, alangkah baiknya kita utamakan kawal proses hukumnya, supaya benar dan beradilan.

"Jikapun akan terjadi demo susulan, Gatot mengatakan rawan dengan adanya  unsur dari luar yang sengaja akan membuat kekacauan dan memecah belah NKRI dan akhirnya konsep membagi wilayah Indonesia akan terwujud."Jelasnya. (Art).

Berikut Video Cuplikan Wawancara Kepada Bapak Sudirman, Kabid DLLAJ & Perkeretaapian Dishubkominfo Sumsel (24/11/2016): 


loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...