Loading...

Kamis, 17 November 2016

loading...

"Donald Trump Effect" Jadi Alasan BI Tahan Suku Bunga Acuan

    Kamis, November 17, 2016   No comments



JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuannya, 7 Days Reverse Repo Rate pada angka 4,75%. Keputusan BI didasarkan pada kondisi gejolak pasar keuangan yang terjadi pasca Donald Trump terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat (AS).

Demikian disampaikan Gubernur BI Agus Martowardojo dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (17/11/2016), seperti dilansir laman financedetik.

"Fundamental ekonomi Indonesia berada dalam kondisi yang baik akan tetapi Pasca pemilu AS memang menimbulkan banyak ketidakpastian," ujarnya.

Nilai tukar banyak negara melemah terhadap dolar AS, termasuk rupiah. Dikarenakan aliran modal lari ke AS karena dianggap sebagai tempat yang lebih aman dari ketidakpastian.

"Dalam banyak hal adalah karena perilaku investor yang ingin melakukan sesuatu respons atas kondisi di AS. Memang kondisi pemilu membuat cukup banyak ketidakpastian dan menjadi capital flight to quality. Banyak negara berkembang yang portfolio manager cenderung melepas posisinya," terang Agus.

Pada sisi lain, perbaikan ekonomi AS juga mendorong kenaikan suku bunga AS terealisasi pada Desember mendatang.

"Dalam perkembangan ekonomi AS yang cenderung membaik, terkonfirmasi di AS akan ada peningkatan Fed Fund Rate yang diyakini terjadi dalam waktu dekat," tukasnya. (*) 

 
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...