Loading...

Jumat, 11 November 2016

loading...

Majelis Nasional KAHMI, Mendesak Kapolri Untuk Periksa Secara Hukum Kapolda Metro Jaya

    Jumat, November 11, 2016   No comments

Presidium KAHMI saat jumpa pers terkait penangkapan kader HMI dan penistaan agama oleh Ahok di KAHMI Center Jalan Turi, Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2016).

JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan saat Aksi Bela Islam 2 berbuntut panjang. Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) meminta, mendesak  Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memeriksa M. Iriawan.

Majelis Nasional KAHMI menilai pernyataan M. Iriawan sangat provokatif dan tendensius sehingga merugikan HMI secara organisatoris.

“Majelis Nasional KAHMI sangat menyayangkan sikap pimpinan Polda Metro Jaya yang mengeluarkan pernyataan bernada provokatif dan tendensius, sehingga merugikan HMI secara organisatoris,” ujar Presidium Majelis Nasional KAHMI, MS Kaban saat membacakan pernyataan sikap Majelis Nasional KAHMI di KAHMI Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2016) kemarin.



Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini, menerangkan tindakan provokatif dari Kapolda tergambar dalam sebuah tayangan video yang dapat disimak di website YouTube. Dalam rekaman itu terlihat Kapolda membuka helm dan menyerukan kalimat provokatif kepada FPI untuk menyerang HMI.

“Di Youtube terlihat jelas Kapolda membuka helm, kelihatan wajah beliau, lalu ada kalimat keluar (darinya) ‘lawan HMI, kejar HMI’. Jadi KAHMI sayangkan bahasa itu keluar dari Kapolda Metro Jaya,” sambung Kaban.


Menurutnya, tanpa provokasi tersebut demonstrasi bisa berjalan dengan damai hingga selesai digelar. “Jadi hal seperti itu (kerusuhan) sepatutnya tidak perlu terjadi, karena kita ikuti dari awal benar-benar damai,” pungkasnya. (sl.ak)

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...