Loading...

Rabu, 23 November 2016

loading...

Presiden RI Sekalipun Tidak Bisa Larang Aksi Bela Islam "212"

    Rabu, November 23, 2016   No comments

Loading...
Habib Rizieq Shihab (Net)

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Imam besar FPI, Habib Rizieq Shihab, menegaskan tidak ada orang ataupun lembaga manapun yang berhak melarang aksi unjuk rasa "bela Islam III" pada 2 Desember 2016 (212) mendatang, termasuk kapolri bahkan Presiden RI. 

"Rencana aksi Tanggal 2 Desember 2016 adalah unjuk rasa yang dilindungi UU Nomor 9 tahun 1998. Siapapun orangnya di Negara Republik Indonesia tidak boleh melarang suatu unjuk rasa yang dijamin oleh UU,Ppresiden RI sekalipun tidak berhak melarangnya," ujar Rizieq di Kantor Bareskrim Polri, Gedung Kementrian kelautan dan Perikanan, Rabu (23/11/2016), seperti dilansir  laman rimanews 

Implikasinya, Rizieq mengatakan, siapapun yang menghalangi atau menghadang suatu unjuk rasa yang dilindungi oleh UU dapat dikenakan pidana. 

"Jadi kalau presiden atau kapolri atau siapapun mencoba menghalangi suatu unjuk rasa damai yang sudah dilindungi UU tersebut, maka beliau bisa dipidana satu tahun penjara. Jadi sekali lagi aksi 212 adalah aksi unjuk rasa yang dilindungi dan dijamin oleh UU," tegas Rizieq. 



Sebelumnya, Kapolri menengarai ada upaya makar dalam demo 2 Desember mendatang. Pernyataan ini kemudian disambut oleh maklumat Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan yang mengeluarkan maklumat untuk pendemo. 

Salah satunya, unjuk rasa tidak ditujukan untuk melakukan makar, atau penguasaan lembaga negara yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. (*)

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...