Loading...

Kamis, 24 November 2016

loading...

Waspada ... Jangan Terprovokasi Oleh Oknum Aksi "212"

    Kamis, November 24, 2016   No comments

Loading...
Foto/Ist; Ketua MUI NTT, Drs H Abdul Kadir Makarim, di dampingi Wakil ketua umum Ir Jalaludin Bethan M.Si. Saat Jumpa Pers di kantor Forum Komunikasi Umat Beragama

KUPANG-NTT, SriwijayaAktual.com  - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT),  Jalaludin Betan menyerukan umat Islam setempat jangan sampai terprovokasi rencana unjuk rasa pada 25 November dan 2 Desember 2016.
"Jangan terprovokasi dengan oknum-oknum atau ormas yang mengatasnamakan MUI atau umat Islam akan menggelar aksi susulan tanggal 25 November dan 2 Desember 2016 (Aksi 212). Karena, akan mencederai jalinan kerukunan agama di daerah ini yang telah alam terbentuk," katanya di Kupang, Selasa (22/11/2016).

Apalagi ikut terbawa povokasi pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu, lalu merusak hubungan antarsesama umat beragama yang telah terjalin baik selama ini.
"Jangan mau didorong melakukan tindakan yang bisa saja mencederai jalinan kerukunan hidup beragama antarsesama umat berbeda keyakinan yang telah lama tercipta," katanya.

Bahkan menurut dia, jika melihat oknum atau ormas yang melakukan aktivitas mencurigakan merusak keutuhan umat beragama di NTT segera melaporkan kepada pihak yang berwajib untuk ditelusuri dan dicegah sebelum melebar.

"Jangan memberi tanggapan berlebihan terhadap kejadian di daerah lain seperti di DKI dan Samarinda karena akan membuat situasi dan kondisi di daerah ini ikut terhasut, sehingga berdampak pada kerukunan umat beragama di NTT yang telah kita jaga dan pelihara secara baik terganggu," katanya. 

Menurut dia, umat Islam di daerah berbasiskan kepulauan ini harus selalu tenang dan senantiasa beraktivitas seperti biasa, serta terus waspada apabila melihat hal-hal yang mencurigakan yang berdampak pada keutuhan umat beragama dan persaudaraan di NTT.

"Jadilah pelopor perdamaian serta menjaga kerukunan umat beragama yang ada di Provinsi NTT sehingga menjadi contoh kerukunan antarumat beragama pada wilayah lainnya," katanya.



Sebelumnya, seperti diberitakan, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan aksi Bela Islam III yang direncanakan pada 2 Desember 2016, maskudnya,  dikhawatirkan berdampak negatif, yaitu merugikan negara dan rakyat Indonesia, karena mengganggu stabilitas keamanan dan perekonomian bangsa.
"Saya cuma khawatir nanti pasar modal, indeks saham gabungan, mata uang, dan kepercayaan investor terganggu. Kalau itu sampai terjadi, negara dirugikan, rakyat banyak dirugikan," katanya.

Ia mengatakan bahwa masyarakat sudah dewasa dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara sehingga tidak akan mudah tergiring oleh isu-isu yang memprovokasi untuk memecah belah bangsa. [tar/inilah]

Kupang - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Nusa Tenggara Timur Jalaludin Betan menyerukan umat Islam setempat jangan sampai terprovokasi rencana unjuk rasa pada 25 November dan 2 Desember 2016.
"Jangan terprovokasi dengan oknum-oknum atau ormas yang mengatasnamakan MUI atau umat Islam akan menggelar aksi susulan tanggal 25 November dan 2 Desember. Karena, akan mencederai jalinan kerukunan agama di daerah ini yang telah alam terbentuk," katanya di Kupang, Selasa.
Apalagi ikut terbawa povokasi pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu, lalu merusak hubungan antarsesama umat beragama yang telah terjalin baik selama ini.
"Jangan mau didorong melakukan tindakan yang bisa saja mencederai jalinan kerukunan hidup beragama antarsesama umat berbeda keyakinan yang telah lama tercipta," katanya.
Bahkan menurut dia, jika melihat oknum atau ormas yang melakukan aktivitas mencurigakan merusak keutuhan umat beragama di NTT segera melaporkan kepada pihak yang berwajib untuk ditelusuri dan dicegah sebelum melebar.
"Jangan memberi tanggapan berlebihan terhadap kejadian di daerah lain seperti di DKI dan Samarinda karena akan membuat situasi dan kondisi di daerah ini ikut terhasut, sehingga berdampak pada kerukunan umat beragama di NTT yang telah kita jaga dan pelihara secara baik terganggu," katanya.
- See more at: http://nasional.inilah.com/read/detail/2340680/jangan-terprovokasi-oleh-oknum-aksi-212#sthash.qclr6rbL.dpuf
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...