Loading...

Rabu, 07 Desember 2016

loading...

Pidato Presiden RI Joko Widodo dihadapan Jutaan Masa Aksi Umat Islam 212, Meneg RI Memberikan Apresiasi'

    Rabu, Desember 07, 2016   No comments

Foto/Ist; Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto dan Menag Lukman Hakim Saifuddin menyapa massa Aksi Bela Islam III atau aksi damai 212 usai salat Jumat saat di kawasan silang Monas, Jakarta, Jumat 2 Desember 2016

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Aksi Bela Islam III yang tenar disebut "Aksi 212" pada 2 Desember 2016, berjalan relatif lancar. dipengujung  Aksi itu  disambut oleh pidato singkat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di hadapan jutaan  peserta aksi, usai salat Jumat di silang Monas.

Menteri Agama RI (Meneg RI) Lukman Hakim Saifuddin menyebut pidato Presiden mendapat sambutan hangat dari massa aksi. "Alhamdulillah, jamaah mengapresiasi pidato Presiden. Itu terlihat dari sambutan hangat mereka," kata Lukman kepada wartawan, Jumat (2/12/2016).

Jokowi salat Jumat bersama ratusan ribu orang di bawah guyuran hujan. Usai salat, ia mendapat kesempatan berpidato. sesuai Kapasitas pelataran  Monas sendiri yang diperkirakan dapat menampung sekitar 600-700 ribu orang saja.

Dalam pidato singkatnya Jokowi mengucapkan terima kasih kepada alim-ulama, ustaz, serta ribuan jamaah yang ia sebut telah menjalankan aksi secara tertib.

Tak ada kejadian mencolok selama Presiden berpidato. Massa aksi tertib mendengarkan pidato dan sesekali ikut menyerukan mengikuti seruan takbir dari Presiden.

Menteri Lukman mengatakan, Presiden memutuskan ikut salat Jumat bersama massa aksi hanya beberapa saat sebelum adzan berkumandang.

"Presiden sendiri yang memutuskan. Dia mengatakan ingin hadir langsung untuk memberi apresiasi dan berterima kasih kepada massa aksi yang telah secara ikhlas mendoakan kedamaian bangsa," kata Lukman.

#Aksi212, Massa aksi umat Islam mengusung satu tuntutan, yaitu menuntut aparat penegak hukum mengadili tersangka Basuki Tjahaja Purnama dalam kasus dugaan penistaan agama. 


Sesuai kesepakatan, aksi yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB, berakhir usai salat Jumat. Saat ini para peserta masih bergerak ke sejumlah titik bus yang akan membawa mereka pulang ke daerah atau rumah masing-masing.

"Kita berharap tak ada lagi aksi seperti ini. Menurut Saya aksi seperti ini tak diperlukan lagi. Memang aksi ini adalah hak dari setiap warga, tapi kami juga minta untuk mempertimbangkan kepentingan masyarakat lain. Mari kita bersabar menunggu proses hukum Ahok," kata Lukman. (wis/rdk/cnn/BS)

loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...