Loading...

Selasa, 31 Januari 2017

loading...

Pelaku Akui Kerap Dipaksa "Indehoi" Korban Saat Suaminya Pergi Kerja

    Selasa, Januari 31, 2017   No comments

Loading...
(Ilustrasi)

KEDIRI-JATIM, SriwijayaAktual.com - Karyono (36) bersama Neneng (24) istri dan Huda (30) keponakannya diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Wates, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Ketiga warga Dusun Winong, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wates itu diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan Sujarno (50) tetangganya.

Ketiganya sempat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Wates. Tetapi mereka kemudian dibawa ke Polres Kediri. Suami-istri dengan keponakannya ini dibawa petugas beserta sejumlah alat bukti berupa, batang kayu, bambu, besi dan juga skop.

Sesaat sebelum dibawa, Neneng, salah satu pelaku mengakui, bahwa motiv pembunuhan itu karena dia merasa sakit hati terhadap korban. Dia sering dilecehkan oleh korban sewaktu ditinggal suaminya bekerja sebagai sopir truk di Surabaya.

"Dia (korban) sering masuk ke kamar saya melalui jendela sewaktu suami saya pergi. Biasanya, dia masuk pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB. Dia mencongkel jendela lalu mengancam akan membunuh anak saya," aku Neneng di dalam mobil, Selasa (31/1/2017).

Saat berada di dalam kamar pelaku, korban memaksa indehoi'an atau supaya dilayani nafsu bejatnya. Apabila pelaku menolak, maka korban tidak segan-segan untuk membunuh anaknya masih berusia 6 tahun. Dalam kondisi terdesak, akhirnya pelaku menurut permintaan korban.

Sudah tidak tahan dengan perbuatan korban, akhirnya pelaku menceritakan kejadian itu kepada suaminya Karyono. Tentu saja, sang suami naik pitam. Akhirnya mereka merencanakan pembunuhan terhadap korban.

Karyono mengajak Huda, keponakannya dan beberapa orang kerabat untuk menjebak korban. Karyono berpura-pura keluar rumah. Sementara Huda menemani Neneng istrinya di rumahnya.

Senin (30/1/2017) sekitar pukul 00.30 WIB korban kembali mendatangi Neneng yang tinggal di depan rumahnya. Seperti sebelumnya, Jarno masuk melalui jendela kamar pelaku. Korban mencongkel jendela dari luar kemudian melompat ke dalam.

Sialnya, korban tidak mendapati Neneng. Dia kemudian mencari di ruang tamu rumah. Seketika itu, Karyono langsung menyerangnya. Para pelaku yang ditengarai berjumlah belasan orang memukuli korban beramai-ramai.

Korban akhirnya melarikan diri dari rumah pelaku. Dia langsung masuk ke rumahnya dan mengunci pintu. Dalam kondisi terluka parah, korban akhirnya tersungkur ke lantai kamar.

Sunarsih, istri korban yang melihat suaminya berlumuran darah merasa ketakutan. Dia langsung berlari ke rumah Kepala Dusun Winong Legiono untuk meminta bantuan. Tetapi saat perangkat desa datang bersama aparat kepolisian, korban sudah meninggal dunia. Korban tewas karena kehabisan darah.

Saat ini polisi masih mendalami penyelidikan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lainnya dalam pengeroyokan maut itu. Polisi juga terus memeriksa para pelaku untuk mengetahui ada dan tidaknya unsur perencana pembunuhan itu serta motiv sebenarnya. (*)


Sumber, Beritajatim
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...