AMERIKA SERIKAT, SriwijayaAktual.comDilantik secara resmi sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump langsung membuat kejutan. Pria yang menggantikan posisi Barrack Obama tersebut menghilangkan kebijakan program terkait perubahan iklim (climate change) di bawah pemerintahannya.

Kepastian tersebut terlihat dalam perubahan yang ada di laman resmi Gedung Putih, www.whitehouse.gov. Setelah pelantikan resminya, pemerintahan Gedung Putih menghilangkan 'climate action plan' yang sebelumnya diusung pemerintahan Barrack Obama dan menggantinya menjadi 'America First Energy Plan'.

Presiden Amerika Serikat sebelumnya, Barrack Obama, mencanangkan program aksi perubahan iklim untuk mengurangi emisi karbon dioksida yang diproduksi Amerika Serikat. Rencana tersebut dilakukan dengan pelestarian hutan, dan juga peningkatan penggunakan bahan bakar terbarukan yang lebih ramah lingkungan.


Sebelum menjadi presiden, Trump memang telah mengekspresikan sikap skpetisnya terhadap berbagai aktivitas yang menyuarakan terkait perubahan iklim. Dia juga mencerca upaya Obama untuk memerangi perubahan iklim dengan target mengurangi emisi karbon dioksida.

Selain mencabut kebijakan terkait perubahan iklim, Trump juga mencabut aturan terkait Obamacare, yang program layanan kesehatan andalan mantan Presiden AS Barack Obama. (*/krj)