Loading...

Selasa, 31 Januari 2017

loading...

wouOW .... 'Kelok 18' Jadi Daya Tarik Baru DIY

    Selasa, Januari 31, 2017   No comments

(Ilustrasi)
DIY YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com - Pembangunan Jalan 'Kelok 18' yang menghubungkan Parangtritis Bantul hingga Girijati Panggang Gunungkidul, dipastikan bakal segera terwujud. Pembebasan lahan ruas Jalan Kelok 18 sepanjang 5,3 kilometer yang merupakan bagian dari Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ini dijadwalkan rampung pada Mei 2017 dan segera ditindaklanjuti dengan pembangunan konstruksinya.

Pembangunan Kelok 18 nantinya diharapkan selesai seiring dengan pembangunan Bandar Udara Internasional Yogyakarta Baru (New Yogyakarta International Airport/NYIA) di Temon Kulonprogo yang ditargetkan rampung pada 2019. Pembangunan Kelok 18 ini telah dipastikan keamanan, keselamatan dan kenyamanan lalu lintasnya. Nantinya tentu saja bakal pula menambah daya tarik pariwisata baru di kawasan Pantai Selatan DIY.

"Saat ini kami sudah memasuki masa akhir pembebasan lahan untuk pembangunan Kelok 18. Pembayaran ganti rugi pembebasan lahan sebesar Rp 54 miliar tersebut akan dilakukan April dan Mei 2017 ini, dilanjutkan pembangunan konstruksi oleh Pemerintah Pusat," ujar Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Jalan dan Jembatan Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY Yogyakarta, Bambang Sugaib Senin (30/1/2017), di Yogyakarta.

Bambang mengatakan, setelah pembebasan lahan dan pembayaran ganti rugi di ruas Jalan Parangtritis-Girijati atau tepatnya dimulai dari Dusun Grogol Desa Parangtritis Kretek Bantul, pihaknya telah mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera ditindaklanjuti pembangunan konstruksinya. Pembuatan trase baru bagian JJLS di Kilometer 23 tersebut, karena pada jalan yang sudah ada atau eksisting di ruas Jalan Parangtritis-Girijati mempunyai sudut kemiringan tajam (elevasi) lebih dari 20 derajat.  

"Jika memanfaatkan dan melebarkan jalan yang sudah ada di ruas jalan tersebut, justru sangat tidak memenuhi syarat keamanan dan kenyamanan lalu lintas. Karenanya Kementerian PUPR melalui Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) membuat perencanaan teknis dengan trase atau rute baru yang berkelok-kelok sejumlah 18 yang kemudian disebut Kelok 18," tutur Bambang.

Sementara itu, Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik UGM, Dr Arif Wismadi menjelaskan, pembangunan Kelok 18 di perbatasan Bantul dan Gunungkidul adalah wujud dari pembangunan berkeadilan. Tidak hanya keadilan spasial untuk pembangunan sisi Utara dan Selatan Pulau Jawa, namun juga keadilan sosial untuk kesempatan ekonomi, bagi masyarakat yang akan mendapatkan infrastruktur baru dan kesempatan kerja yang dihasilkan. Mengingat pembangunan Pulau Jawa sisi Utara telah berlangsung ratusan tahun dan memberikan dampak pembangunan kota-kota di Pesisir Utara dan kesempatan luas untuk masyarakat. Di sisi lain, tantangan topografis dan geografis telah sekian lama menahan pembangunan di sisi Selatan Jawa.

"Memang tantangan tersebut berimplikasi pada tingkat kelayakan teknis, ekonomi, dan finansial untuk investasi infrastruktur maupun industri ikutannya," kata Arif.

Dosen Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII ini juga,  menambahkan, kebijakan dalam merealisasikan segmen penting untuk Jalur Jalan Lintas Selatan ini hanya bisa hadir dengan dukungan politis yang membawa semangat optimisme. Artinya, mestinya ada upaya untuk mengembangkan kawasan industri dan kegiatan ekonomi di jalur tersebut. Sehingga keberadaan Kelok 18 nantinya tidak sekadar menjadi destinasi baru bagi para wisatawan, tapi bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

 "Dampak langsungnya adalah kegiatan ekonomi yang dapat dilihat pada PDRB sektor konstruksi saat pembangunan maupun pengoperasian nanti. Selain itu dalam bentuk aktivitas pemeliharaan dan peningkatan kapasitas. Sedangkan dampak jangka panjangnya bertumbuh kembangnya kota dan kawasan Selatan Jawa," tegas Arif. (KRjogja)


loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...