Loading...

Selasa, 28 Februari 2017

loading...

Bom Panci Bandung Bukan Radikalisme, "Anarkis Masa, Kerusuhan Biasa Saja"

    Selasa, Februari 28, 2017   No comments

(Ilustrasi)

SURABAYA-JATIM, SriwijayaAktual.com - Insiden teror bom panci di depan Kantor Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, pada Senin pagi bukan soal radikalisme, melainkan anarkisme massa, fandalisme, dan kerusuhan biasa saja.

Hal tersebut yang dikatakan Pengamat terorisme dari Institute For Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi. Menurutnya, seseorang atau teroris yang akan memberikan pesan efektif dengan dilatarbelakangi oleh sikap extrimisme.

"Bom Panci Bandung sebenarnya bentuk extrimisme, mereka menyampaikan pesan agar aparat membebaskan teman-temamnya," ungkap Fahmi, usai menghadiri sidang Doktoral Menpan RB Asman Abnur, di Unair, Senin (24/2/2017).
Khairul Fahmi

Dia menambahkan, peristiwa tersebut terjadi karena deradikalisasi yang diprogramkan pemerintah belum berjalan maksimal. Karena pelaku teror bisa saja diakibatkan dari rasa ketidakpuasan, kekecewaan, serta keputusasaan kelompok tertentu di berbagai persoalan.

"Pemerintah mungkin perlu memikirkan cara yang efektif untuk menggunakan kanal-kanal. Misalkan saja melibatkan ormas, tidak melalui agama, bisa digunakan saluran komunikasi, sehingga harapan mereka bisa terkelola dengan baik," katanya

Fahmi melihat sekeras apapun ormas selama masih dalam koridor sistem kebangsaan perlu sekiranya dilibatkan. "Selama ini memang langkah pemerintah melibatkan ormas belum terlihat nyata, padahal itu perlu untuk kontrol, sehingga mengelolanya lebih mudah, apa yang mereka inginkan akan dapat diketahui," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Drs. H.M. Tito Karnavian, menyatakan, pelaku bom Bandung, merupakan mantan napi teroris yang ditangkap pada 2011, karena ikut dalan pelatihan di Aceh, mereka juga anggota Jamaah Ansharu Daulah (JAD). [*]


Sumber, Beritajatim
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...