Loading...

Jumat, 17 Februari 2017

loading...

LUAR BIASA ...HEBAT !!! Mahasiswa ini Kembangkan Alat Sistem Monitoring Gardu Induk Listrik

    Jumat, Februari 17, 2017   No comments


SURABAYA-JATIM, SriwijayaAktual.com - Mahasiswa Teknik Elektro Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, M. Hadi Purnomo mengembangkan sistem Monitoring Pengawatan Tripping Coil dan Suhu Kontak PMT untuk mengantisipasi gangguan alam yang dapat mempengaruhi aliran listrik.

“70% saluran distribusi listrik dialirkan ke pelanggan industri melalui Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), yang sangat rawan dipengaruhi gangguan alam,” kata Hadi usai melakukan uji coba alatnya, Jumat (17/2/2017).

Selain itu, gangguan itu juga dapat merusak peralatan listrik pelanggan maupun, untuk menghindari, terdapat seperangkat sistem proteksi yang berguna untuk melindunginya, seperti sistem proteksi Kubikel 20Kv.

"Salah satu bagian dari kubikel 20Kv adalah Pemutus Tenaga (PMT) yang berfungsi sebagai penggerak mekanis operasional aliran tenaga listrik. Serta, melepas sirkuit ketika ada gangguan hubung singkat mencegah pemadaman yang lebih luas," papar mahasiswa angkatan 2012 itu.

Kendala PMT feeder, tambahnya. Yakni gagal trip ketika rele proteksi telah mengirimkan perintah trip sehingga menyebabkan PMT incoming feeder trip, yang berakibat pada pemadaman lebih luas.

Dilain sisi, kontak PMT juga tidak dapat dilihat untuk mengetahui kondisi kontak PMT, sehingga dapat menimbulkan panas dan mengakibatkan kerusakan pada PMT.

“Alat monitoring yang saya kembangkan ini dapat mengamankan gangguan hubungan singkat pada saluran tenaga listrik,” ujar Mahasiswa alumni SMA Negeri 2 Jombang ini.

Komponen alat yang di kembangkan dengan biaya empat sampai lima juta ini didalamnya terdapat perangkat seperti sensor tegangan, sensor suhu LM35, sistem  minimum mikrokontroler Arduino Mega 2560, penampil LCD Karakter 20x4, indikasi audio, dan visual.

"Mikrokontroler berguna untuk mengolah data masukan digital dari optocoupler melalui port Digital input dan analog (mV) dari sensor LM35, kemudian dikoversikan mikrokontroler dan ditampilkan dalam bentuk derajat Celcius pada LCD Karakter 20x4 serta keluaran indikasi audio dan visual," paparnya. [*]


Sumber, Beritajatim
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...