Loading...

Selasa, 07 Februari 2017

loading...

NGILU HATI !!! Demi Hidupi 6 Anak, AN Rela Jadi PSK Jalanan

    Selasa, Februari 07, 2017   No comments

Loading...
(Ilustrasi)

KEDIRI-JATIM, SriwijayaAktual.com - Seorang perempuan berinisial AN (44) ditangkap petugas Satpol PP Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur (Jatim) lantaran terpergok hendak berbuat mesum dengan pria bukan suaminya. Wanita yang tinggal di rumah kos Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri ini diketahui bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK).

AN diamankan dari arena persawahan Jalan Pajang, Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri. Dia hendak melayani pria hidung belang bernama Supriono, penyuplai bahan material bangunan.

Kabid Keamanan dan Ketertiban Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid mengaku, kedua pasangan bukan suami-istri ini diamankan saat sedang berbuat mesum, pada tengah malam tadi. Petugas yang sedang berpatroli mendapat informasi masyarakat perihal perbuatan tak senonoh pelaku.

"Kami datangi lokasi. Ternyata pelaku sedang berbuat mesum. Kami langsung membawa keduanya ke Mako Satpol PP," kata Nur Khamid, Selasa (7/2/2017) pagi.

AN dan Supriono langsung dibawa ke Markas Satpol PP di Jalan Veteran Kota Kediri. Mereka dimintai keterangan, didata dan dilakukan pembinaan. Kepada petugas, AN mengakui, sebagai PSK. Pekerjaan itu terpaksa ia lakukan untuk menghidupi anak-anaknya.

AN berasal dari daerah Premanan, Kecamatan Pesantren. Namun selama ini, dia tinggal di rumah kos milik Budi, di Kelurahan Banaran.

AN memiliki enam orang anak, paling besar duduk di kelas 2 SMP. Sejak ditinggal pergi suaminya, AN bingung mencari pekerjaan. Sementara beban hidupnya besar. Akhirnya, dia terpaksa terjun ke lembah prostitusi.

Petugas Satpol PP meminta AN untuk berhenti dari pekerjaan nistanya dan mencari pekerjaan yang lebih mulia. Petugas kemudian menyerahkan AN ke Panti Rehabilitasi Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur yang ada di Kelurahan Campurejo, Kota Kediri agar dibina dan diberikan ketrampilan.

"Kami sempat mendatangi tempat kosnya di Kelurahan Banaran. Ternyata benar, saudari AN ini hidup bersama enam orang anaknya. Sementara suaminya pergi meninggalkannya. Kasihan juga," pungkas Nur Khamid.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Kediri meniadakan segala tindak prostitusi sebagaimana Program Pemerintahan Presiden Jokow Widodo dan instrunsi Gubernur Jawa Timur. Pemkot telah menggusur eks Lokalisasi Semampir, yang diketahui sebagai sarang pelacuran untuk dirubah menjadi ruang terbuka hijau. (*) 


Sumber, beritajatim
"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...