Loading...

Minggu, 26 Februari 2017

loading...

Presiden IIBF sebut, Bisnis Dengan "9 Naga" Bikin Bangkrut

    Minggu, Februari 26, 2017   No comments

Loading...

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Presiden Indonesia Islamic Bisnis Forum (IIBF) Happy Trenggono mengutarakan kerugian hingga bangkrut yang dialaminya saat melakukan bisnis dengan kelompok yang belakangan sering disebut sebagai "9 Naga". 

"Saya berteman dengan salah satu (9 Naga) dari mereka malah jadi bangkrut," kata Happy di hadapan ratusan Jamaah dalam sebuah diskusi bertema "Indahnya Jakarta Tanpa Penista Agama" di Masjid Baiturrahman, Jalan Sahardjo Nomor 100, Manggarai, Jakarta selatan, Minggu (26/2/2017) dikutip dari laman  rimanews.

Sembilan naga adalah akronim untuk menggambarkan penguasa kekayaan di Indonesia yang bergerak di seluruh lini. Keberadaan mereka bagai misteri, namun terasa sangat nyata. Terutama sejak Ahok mencuat ke pusat pentas politik. 

Mantan Direktur Lativi (Sebelum Diakuisi Tvone) itu melanjutkan, kebangkrutan bisnisnya dibidang proyek Kelapa sawit dikarenakan ada satu kliennya dari anggota 9 Naga itu yang membayar seenaknya tanpa memperdulikan kesepakatan perjanjian. 

Dalam kesempatan tersebut, Happy mengatakan dominasi "9 Naga" dinegeri ini sudah sangat begitu kuat dan sudah masuk ke lini-lini pemerintah. Hal itu bisa dibuktikan dari beberapa kasus hukum yang berhadapan dengan boneka (Ahok) 9 Naga ini seakan-akan kehilangan ketajamannya. 

"Bukan hanya soal penistaan agama, tapi kasus sebelumnya juga, banyak teman saya jenderal polisi dan TNI seperti Prijanto, bersumpah bahwa Sumber Waras adalah pelanggaran berat, tapi kenapa hukum ke Ahok jadi tumpul," tambahnya. 

Happy menambahkan, mengapa dugaan kuat kecurangan pilkada yang dilakukan pendukung kotak-kotak di Jakarta tidak diusut oleh Bawaslu dan KPU. "Karena ini yang terjadi bukan demokrasi, tapi ada agenda kolonialisasi terhadap umat Islam," katanya. (*) 


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...