Loading...

Kamis, 23 Februari 2017

loading...

Presiden RI Jokowi Peringatkan Freeport

    Kamis, Februari 23, 2017   No comments

Loading...
Dok: Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Antara

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Presiden RI  Joko  Widodo (Jokowi)  akan bersikap tegas terhadap PT Freeport Indonesia, bila perusahaan itu tidak kooperatif atau sulit diajak bermusyawarah membicarakan kelanjutan usaha produksi di Papua. 

"Kalau memang sulit diajak musyawarah dan sulit kita ajak berunding ya nanti kita akan bersikap," kata Presiden RI  Jokowi, usai meluncurkan bantuan pangan nontunai melalui kartu keluarga sejahtera di Gedung Olahraga Popki, Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (23/2/2017). 

Kegiatan produksi konsentrat (emas, perak, dan tembaga) oleh PT Freeport Indonesia kini sedang memasuki babak baru ketika Pemerintah Indonesia menyodorkan Izin Usaha Penambangan Khusus (IUPK) sebagai pengganti kontrak karya, yang akan berakhir tahun 2021. 

IUPK tersebut memposisikan pemerintah sebagai pemberi izin jadi lebih kuat daripada korporasi sebagai pemegang izin sekaligus mewajibkan pemegang izin untuk mendivestasi 51 persen sahamnya kepada pemerintah. 

                              - Freeport Sebaiknya Angkat Kaki Dari Indonesia !!! 

Jokowi juga menegaskan ingin mencari solusi yang saling menang satu sama lain antara pemerintah dan Freeport.
"Kita ingin ini dicarikan solusi menang-menang, dicarikan solusi yang win win kita ingin itu karena ini urusan bisnis," katanya. 

Untuk putusan nasib Freeport, Jokowi mengatakan telah menyerahkan sepenuhnya pada Menteri ESDM, Iganasius Jonan.
"Ya nanti dilihat ini kan masih menteri masih berproses berunding dengan Freeport. Intinya itu aja kalau memang sulit diajak musyawarah dan sulit diajak berunding, saya akan bersikap tapi sekarang ini biar menteri dulu," Tandasnya. (rima)


Sumber, antara
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...