Loading...

Jumat, 10 Maret 2017

loading...

Arkeolog Temukan Patung Fir'aun yang Terkubur ...

    Jumat, Maret 10, 2017   No comments

Loading...
Arkeolog menemukan patung firaun di Kairo, Mesir, yang diduga merupakan Ramses II pada Kamis (09/03). Foto: NPR

KAIRO-MESIR, SriwijayaAktual.com - Arkeolog berhasil menemukan dua patung firaun berumur lebih dari 3.000 tahun di sebuah lubang berlumpur di pinggiran kota Kairo, Mesir. 

Tim peneliti gabungan Jerman-Mesir menemukan patung setinggi 8 meter itu di distrik Mattarya, ibu kota firaun kuno Heliopolis, pada Kamis (9/3/2017). Mereka yakin itu merupakan patung Ramses II. 

Menteri Barang Antik Mesir Khaled Al Anani mengatakan di Facebook bahwa salah satu peneliti yang ikut andil menemukan patung tersebut menyebutnya sebagai "salah satu penemuan arkeologi paling penting". 

"Penguasa paling kuat dan terkenal di era Mesir kuno, firaun yang juga dikenal sebagai Ramses yang Agung adalah anak ketiga dari Dinasti ke-19 Mesir dan memerintah dari 1279 sampai 1213 sebelum Masehi. Penerusnya memanggilnya dengan sebutan Leluhur yang Agung," kata Al Anani kepada Reuters

Salah satu patung, yang ditemukan di antara reruntuhan blok apartemen, itu terbuat dari kuarsit, batu keras yang sebagian besar terdiri dari butir kuarsa. 

Patung lainnya terbuat dari batu kapur dari abad ke-12 SM, yang dikuasai oleh Raja Seti II. 

"Penemuan dua patung tersebut menunjukkan pentingnya kota Heliopolis, yang didedikasikan untuk menyembah Ra," dewa matahari, kata Aymen Ashmawy, kepala tim Mesir di lokasi penggalian.

Salah satu patung di antaranya setinggi delapan meter (26 kaki) dan diukir dari batu kuarsit, seperti dilaporkan kantor berita Agence France-Presse, Jumat (10/3/2017).

Patung tersebut tidak dapat diidentifikasi dari ukirannya, tetapi ditemukan di gerbang kuil Raja Ramses II – yang juga dikenal sebagai Ramses Agung – dan diduga patung dirinya.

Peninggalan lainnya adalah patung batu kapur dari abad ke-12 sebelum Masehi, dari masa Raja Seti II. Tidak disebutkan berapa tinggi patung tersebut.

Patung-patung itu ditemukan oleh para arkeolog yang tergabung dalam misi arkeologi Jerman dan Mesir.
“Penemuan dua patung itu menunjukkan pentingnya kota Heliopolis, yang didedikasikan untuk menyembah dewa Ra (dewa matahari),” kata Aymen Ashmawy, ketua tim penggalian Mesir.

Dia mengatakan, penemuan itu “sangat penting” karena mengindikasikan tentang candi Oun Sun sebagai sebuah situs dengan “struktur yang megah”.

Dietrich Raue, ketua tim arkeolog Jerman, mengatakan, tim sedang bekerja keras untuk mengangkat patung sehingga dapat diangkut ke tempat yang lain untuk restorasi. (BS)


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...