Loading...

Minggu, 12 Maret 2017

loading...

Jokowi Tegaskan! Agar Kasus Korupsi e-KTP di Proses Hukum Secara Benar

    Minggu, Maret 12, 2017   No comments

Dok: Presiden RI Joko Widodo
JAKARTA, SriwijayaAktual.com  – Paska Sidang perdana Kamis 9 Maret 2017 kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP menguak beberapa fakta persidangan. Di antaranya soal adanya aliran dana proyek itu yang mengalir ke sejumlah pihak, termasuk, anggota DPR periode 2009-2014, partai politik bahkan sampai menyeret nama seorang menteri kabinet kerja Jokowi-JK dan ketua DPR RI.

Mega skandal penggarongan uang negara tersebut dibongkar Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK menemukan dugaan kerugian negara mencapai Rp2,3 triliun dalam proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik, yang bernilai total Rp5,9 triliun.

Lantas, bagaimana respons Presiden Joko Widodo menyikapi skandal tersebut?
“E-KTP ini memang masalah besar,” ujar Presiden Jokowi,  di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (11/3/2017).

Jokowi memandang, proyek yang dilakukan di tahun anggaran 2011-2012 itu seharusnya memiliki manfaat lebih bagi seluruh elemen masyarakat. Apalagi dengan e-KTP, urusan pelayanan menjadi lebih terintegrasi, efisien, dan jauh lebih mudah.
“Sekarang berubah semua gara-gara anggarannya dikorup,” katanya.

Jokowi pun enggan mengkomentari adanya nama-nama para menteri di Kabinet Kerja, yang tersangkut kasus tersebut. Kepala negara dengan tegas menyerahkan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti.

“Saya ingin ini diproses hukum yang benar. Saya yakin KPK bertindak profesional atas kasus ini,” ujarnya menegaskan. (sl.ak.viva)


loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam Terpercaya.

Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
loading...